PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pj Sekretaris Daerah Pandeglang Taufik Hidayat mempromosikan kawasan industri kepada investor. Kawasan industri yang dipromosikan Pj Sekda Pandeglang Taufik Hidayat meliputi Kecamatan Cikeusik, Pagelaran, Kecamatan Bojong, Sukaresmi dan Kecamatan Cibitung.
Menurut Pj Sekda Pandeglang Taufik Hidayat, Pemkab Pandeglang telah menetapkan kawasan industri.
“Kawasan industri sudah ditetapkan sesuai RT RW. Yang saat ini terus kita promosikan kepada para investor,” katanya kepada radarbanten.co.id, Senin, 13 Februari 2023.
Sesuai RT RW, kawasan industri sudah ditetapkan di lima kecamatan. Meliputi Kecamatan Cikeusik, Pagelaran, Kecamatan Bojong, Sukaresmi dan Kecamatan Cibitung.
“Promosi terus kita laksanakan karena untuk menggenjot investasi masuk ke Pandeglang. Serta untuk peningkatan PAD dan utamanya meningkatkan kesejahteraan dan penyerapan tenaga kerja,” katanya.
Luas lahan ditetapkan kawasan industri kurang lebih 1.100 hektar. Tersebar di lima kecamatan sudah ditetapkan yang akan tekonekvitas dengan Jalan Tol Serang – Panimbang.
“Kalau ada investor mau investasi silakan langsung ke Dinas Perijinan. Bisa melalui online maupun secara langsung,” katanya.
Regulasi aturan perizinan sudah dibuat semudah mungkin. Jadi ketika memang ada investor mau tanamkan investasi bisa kunjungi laman website ataupun kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pandeglang.
Taufik mengungkapkan, kenapa Pemkab Pandeglang sampai menetapkan kawasan industri dan merubah rencana tata ruang pertanian. Hal itu dipengaruhi dari segi kebermanfaatannya lebih besar menjadi kawasan industri.
“Kalau secara itung-itungan lahan pertanian milik ini seluas lima, ini lima hektar dan ini lima hektar itu yang punya duit perorangan yakni juragan tanah. Sementara pekerjanya hanya beberapa orang petani saja,” katanya.
Kemudian dari segi pembayaran PBB juga relatif kecil. Namun akan berbeda ketika yang lima hektar menjadi kawasan industri yang dimiliki oleh perusahaan.
“Dari PBB di bayar, terus saat mengambil pajak air tanahnya aja kena per meter kubik, di situ saja sudah gede untuk menambah PAD. Belum lagi pajak kendaraaan, ada karyawan sehingga menyerap tenaga kerja banyak dan kebermanfaatannya dirasakan banyak orang,” katanya.
Oleh karena itu, diungkapkan Taufik, dirinya turut membantu mempromosikan kepada investor dengan tujuan menggenjot investasi.
“Agar kesejahteraan meningkat dan dapat menekan angka pengangguran. Semoga saja di tahun 2023 ini banyak investor masuk bukan hanya melirik tapi tanamkan investasi,” katanya.
Plt Kepala DPMPTSP Kabupaten Pandeglang Ali Fahmi Sumanta mengungkapkan, memasuki tahun 2023 ini belum ada investor yang masuk.
“Kalau tanya – tanya sudah ada. Tapi untuk realisasi investasinya semoga saja di tahun 2023 ini ada kabar baik,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Ahmad Lutfi











