Kemudian, di Tegal Ratu ada usulan tindak lanjut pembangunan tandon yang belum selesai, di Banjarnegara ada usulan pembangunan gedung kesenian, dan di Kepuh ada usulan perbaikan saluran dan penataan perempatan Cilurah yang dekat dengan Jalan Lingkar Selatan (JLS).
Usulan-uslan itu selanjutnya akan dikomunikasikan dengan para anggota DPRD Kota Cilegon agar bisa diakomodir melalui pokok pikiran (pokir) baik tingkat provinsi maupun kota.
“Alhamdulilah kemarin hadir langsung ketua DPRD Kota Cilegon dan anggota DPRD Provinsi Banten,” ujar Agus.
Jika masih ada yang belum bisa terakomodir oleh pemerintah, akan didorong melalui Corporate Social Responsibility (CSR) industri yang ada di wilayah Ciwandan.
Dokumen usulan Musrenbang itupun akan langsung disampaikan melalui Musrenbang Tingkat Kota Cilegon.
“Kami akan berusaha keras untuk menyampaikan usulan masyarakat ini. Semoga hasilnya baik,” harapnya.











