LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Pencarian warga yang hilang terseret arus di muara Sungai Cisiih, Desa Situregen, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, terkendala cuaca buruk.
Di lokasi, tim search and rescue (SAR) gabungan tidak berani melakukan pencarian di laut, karena angin kencang, hujan deras, dan laut pasang. Untuk itu, proses pencarian hanya dilakukan di pesisir pantai.
Ketua Karang Taruna Situregen, Kecamatan Panggarangan, Dede Heriansyah mengatakan, cuaca buruk di Lebak selatan menghambat proses pencarian korban. Pada hari kedua pencarian, hujan turun terus menerus, laut pasang, dan angin kencang.
“Iya, hari kedua pencarian korban yang terseret arus di muara Sungai Cisiih masih nihil. Ditambah lagi, cuaca di lokasi tidak bersahabat,” kata Dede, Rabu 15 Februari 2023.
Tim SAR gabungan, katanya, tidak menurunkan perahu untuk melakukan pencarian di laut. Karena dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan tim SAR. Untuk itu, pencarian difokuskan di pantai.
“Kita berharap korban hilang Dede Ramdani (23) cepat ditemukan,” harapnya.
Kepala Seksi Operasi Basarnas Banten Haeroe Amir membenarkan, pencarian korban hilang terseret arus di muara Sungai Cisiih Panggarangan belum membuahkan hasil. Karena tim SAR di lapangan terkendala cuaca buruk, sehingga proses pencarian difokuskan di pesisir pantai.
“Iya, belum ditemukan. Kita pun terkendala cuaca buruk. Tapi, kita akan terus lanjutkan pencarian hingga korban ditemukan,” harapnya.
Sebelumnya, Dede Ramdani (23), pemuda asal Ciherang, Desa Situregen, Kecamatan Panggarangan, hilang terseret arus di muara Sungai Cisiih pada Selasa (14/2) sekira pukul 7.00 WIB.
Keterangan saksi mata di lokasi kejadian, korban melintas di muara Sungai Cisiih. Saat itu, arus sungai cukup deras dan korban terpeleset hingga terseret ke laut.
Reporter : Mastur
Editor: Aas Arbi











