PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bupati Pandeglang Irna Narulita meminta kepada birokrat yang golongannya cukup jangan ngeper (takut) daftar seleksi lelang jabatan Sekda (sekretaris daerah) Pandeglang.
Lelang jabatan Sekda dilakukan dalam upaya menyiapkan Sekda definitif sebagai pengganti Pj Sekda Pandeglang Taufik Hidayat yang memasuki masa pensiun di bulan April 2023.
Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan, Lelang Sekda akan diumumkan pekan ini.
“Semua birokrat golongannya cukup maka daftar lelang Sekda. Jangan ngeper duluan,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID , akhir pekan lalu, Jumat, 17 Februari 2023.
Menurut Bupati, kriteria Sekda yang menjadi harapannya itu harus orang yang profesional. Sekda itu kan sebagai pembina pegawai di seluruh birokrat.
“Jadi harus orang yang profesional, ya juga merangkul bukan memukul. Terus, hal- hal sipatnya potensial ruang-ruang mana, mana bisa meningkatkan PAD ia harus jeli,” katanya.
Kemudian Sekda juga harus bisa membaca ruang-ruang potensi meningkatkan PAD termasuk kualitas kinerja pegawai. Memberikan sanksi tegas terhadap pegawai indisipliner.
“kemudian bagi pegawai yang punya prestasi berikan reward. Lalu punya jiwa kolaborasi, berinovasi dalam pengelolaan Pemkab Pandeglang,” katanya.
Sekda juga menjadi orang kepercayaan Bupati. Jadi Sekda harus gesit, kreatif dan inovatif.
“Kalau enggak gesit, enggak kreatif, gak inovatif, gak produktif atuh repot. Karena kebutuhan user, makanya kita lihat sosok mana yang layak menjadi Sekda,” katanya.
Diakui Bupati, dari hasil penilaiannya ada tiga orang sosok birokrat yang dilirik. Jadi ada tiga orang birokrat pilihan Bupati.
“Tapi kan yang jadi satu orang. Dan yang tiga orang itu tau daftar tau enggak,” katanya.
Harapannya, diungkapkan Bupati, jangan ngeper duluan. Jadi bagi birokrat golongannya sudah sesuai maju saja daftar lelang Sekda.
“Jangan ngeper, gitu loh, lah si ibu mah pasti enggak akan milih saya. Sudah ngeper duluan, belum saya pilih,” katanya.
Lebih lanjut Bupati menjelaskan, dari tiga orang birokrat itu saat ini yang masuk radar baru dari kalangan lelaki sementara perempuan belum.
“Birokrat perempuan belum masuk radar. Kita cek ombak dulu,” katanya.
Bupati mengungkapkan, pengumuman lelang Sekda akan diumumkan pekan ini. Nanti diumumkan oleh Pj Sekda.
“Pak Pj Sekda yang mengumumkannya. Semoga, habis Lebaran Idul Fitri tahun ini sudah ada Sekda definitif karena memang prosesnya dua bulan setengah,” katanya.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pandeglang Mohammad Amri mengatakan, pembukaan seleksi lelang jabatan Sekda akan dibuka karena panitia seleksi (pansel) nya sudah terbentuk.
“Karena izin dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) sudah keluar. Dan sudah mendapatkan persetujuan dari Ibu Bupati,” katanya.
Adapun syarat mengikuti seleksi Sekda, diantaranya batas usia maksimal 56 tahun. Lalu syarat harus dipenuhi pendaftar seleksi sedang atau pernah menduduki jabatan Eselon II sekurang – kurangnya dua tahun.
“Kalaupun baru menjabat di satu OPD maka tetap bisa ikut seleksi. Jadi semua pejabat Eselon II bisa ikut seleksi lelang Sekda, yang sudah menduduki jabatan masa kerja minimal dua tahun,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor : Aas Arbi











