Tidak hanya nilai gizi yang berkurang, kopi sachet-an juga ditambahkan dengan berbagai bahan-bahan seperti pemanis buatan dan krimer dengan tujuan memperkaya rasa.
Ada juga yang menambah perisa kopi buatan sehingga rasa kopi yang terdapat di minuman itu bukan dari biji kopi murni.
Untuk beberapa jenis kopi, bahan tambahan justru lebih banyak dibandingkan serbuk kopi murninya itu sendiri.
Bahan-bahan tambahan itulah yang memberikan risiko bahaya pada kopi sachet-an terutama jika dikonsumsi berlebihan dan dalam jangka panjang.
Risiko bahaya pertama dari kopi sachet-an adalah risiko penyakit kanker. Hal itu lantaran adanya kandungan acrylamide atau akrilamida dalam minuman itu.
Risiko bahaya kedua adalah rentan alami obesitas atau berat badan berlebihan. Hal itu lantaran adanya tambahan gula pada kopi sachet yang takaran cukup banyak.
Kandungan gula pada kopi sachet juga berisiko menyebabkan diabetes karena pada satu bungkus kopi instan bisa mengandung gula tambahan sebanyak 13 gram.
Sedangkan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menganjurkan batas aman konsumsi gula harian sebesar 50 gram per hari. (*)
Reporter: Bayu Mulyana
Editor: Agung S Pambudi











