SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Marsih alias Jumhanah (32), Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang dikabarkan meninggal dunia di Arab Saudi pada awal Januari 2023. Diduga, korban meninggal karena dianiaya oleh majikannya.
“Dugaannya meninggal karena penganiyaan,” ujar Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Banten Komisaris Polisi (Kompol) Herlia Hartarani di Mapolda Banten, Selasa 21 Februari 2023.
Herlia menjelaskan tim Satuan Tugas (Satgas) Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) telah mendatangi kediaman korban untuk menyelidiki adanya dugaan TPPO dalam pemberangkatan korban ke Arab Saudi.
“Kami sudah kesana (rumah Marsih-red), namun pihak keluarga belum melakukan pelaporan secara resmi kepada kami,”kata Herlia.
Herlia mengungkapkan, pihak keluarga masih menunggu kepulangan jenazah Marsih, yang masih tertahan di Arab Saudi. Apabila telah kembali, pihak keluarga baru akan memikirkan langkah selanjutnya.
“Keluarga masih menunggu, karena jenazah almarhum belum tiba di Indonesia,” tutur Herlia.
Untuk diketahui, pada Juni 2022, Marsih berangkat ke Arab Saudi, dan bekerja sebagai asisten rumah tangga. Namun pada 5 Januari 2023 lalu dinyatakan meninggal dunia tanpa informasi pasti penyebabnya.
Marsih bukan untuk pertama kali bekerja di luar negeri, dan tidak pernah mengalami masalah, maupun terlibat hukum di luar negeri. Bahkan pada Februari 2022 Marsih sempat pulang ke Indonesia.
Dalam penyelidikan pada Januari 2023 lalu, Satgas TPPO Ditreskrimum Polda Banten telah menelusuri, perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia (P3MI) yang memberangkatkan Marsih ke Arab Saudi.
Bahkan, kepolisian juga telah berkoordinasi dengan pihak imigrasi, Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Kementerian Luar Negeri juga atase kepolisian yang ada di Riyadh.
Dalam kasus ini, keluarga masih berharap jenazah Marsih Bisa dimakamkan di kampung halamannya di Kampung Cipaeh Kijamal, Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang, dan gaji selama bekerja di Arab Saudi dibayarkan. (*)
Reporter: Fahmi Sa’i
Editor: Ahmad Lutfi











