SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – MJ (60) pimpinan pondok pesantren di Tanara, Kabupaten Serang ditangkap karena telah melakukan pencabulan terhadap santriwatinya.
Berdasarkan keterangan, Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Serang Nurlinawati, terdapat 29 korban pencabulan dari MJ. Semua korban merupakan santriwati dari pelaku. Namun, dari 29 korban tersebut, hanya tiga orang yang membuat laporan di Polres Serang.
Menanggapi keterangan Nurlinawati tersebut, MJ saat dihadirkan saat konferensi pers di Mapolres Serang, Jumat 24 Februari 2023 membantahnya. MJ mengaku hanya ada korban yang dia cabuli. “Cuma dua (korban-red),” ujar MJ.
Kedua korban itu kata dia tidak sampai disetubuhi. Keduanya hanya dicium dan diraba-raba di area kemaluannya. “Cuma dicium dan di raba (area kemaluan-red),” kata MJ.
MJN mengungkapkan, kedua korban yang telah dia cabuli sudah dianggap sebagai keluarga dan sangat dekat dengan istrinya. Ia mengatakan tempat dia mencabuli korban berada di lingkungan pondok pesantren.










