Berdasarkan laporan keuangan Perumdam Tirta Berkah Pandeglang sesuai SAK ETAP baik dari BPKP maupun KAP mulai dari tahun 2014 sampai dengan tahun 2023 mendapat kriteria wajar tanpa pengecualian (WTP). Dengan Laporan akumulasi kerugian dari mulai berdirinya perusahaan sebesar Rp11.466.867.428 turun menjadi Rp9.110.290.434.
“Tahun 2023 ini akan kita bayarkan lagi sebesar Rp3 Miliar. Jadi di 2024 nanti tersisa Rp6 Miliar dan tentunya terus secara bertahap akan kita lunasi,” katanya.
Bupati Pandeglang Irna Narulita mengapresiasi, kinerja Perumdam Tirta Berkah di usianya ke-33 tahun.
“Pelayanannya luar biasa, dari manual kini sudah beralih ke digital. Sehingga akan memudahkan pelanggan untuk mendapatkan informasi maupun pembayaran,” katanya.
Irna mengaku, bangga dengan capaian keberhasilan dari kinerja Perumdam di bawah kepemimpinan Direktur Perumdam Tirta Berkah Euis Yuningsih. Serta meminta kepada seluruh jajaram Perumdam terus dapat meningkatkan inovasi dan kreatifitasnya.
“Sebab ini berkaitan dengan pelayanan air bersih kepada pelanggan. Perusahaan daerah harus punya visi yaitu menjadi perusahaan daerah yang sehat memberikan pelayanan prima,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor : Merwanda











