LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Enam rumah warga di Kampung Sampay Timur, Desa Sukarendah, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, terendam air gara-gara gorong-gorong di Jalan Nasional ambles.
Ketinggian air yang merendam rumah warga bervariasi, mulai dari 10 sampai 60 sentimeter. Sehingga beberapa warga harus mengungsi ke rumah tetangga dan kerabatnya yang tidak kebanjiran.
Uding, warga Sampay Timur mengatakan, sudah tiga hari rumahnya terendam akibat tersumbatnya gorong-gorong di Jalan Pandeglang-Rangkasbitung. Gorong-gorong di jalan nasional tersebut ambles dan hingga sekarang belum ditangani. Akibatnya, air dari beberapa kampung di Sukarendah dan sekitarnya tidak bisa dialirkan dan akhirnya merendam rumah warga setempat.
“Iya, sudah beberapa hari terendam akibat gorong-gorong yang ambles. Kami pun harus mengungsi ke rumah tetangga,” kata Uding kepada wartawan, Minggu 26 Februari 2023.
Uding berharap, pengelola jalan dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) segera memperbaiki gorong-gorong yang ambles tersebut. Sehingga air bisa kembali mengalir dan ketika hujan turun rumah warga tidak kebanjiran lagi.
“Sudah puluhan tahun tinggal di sini, baru kali ini rumah kami tergenang air berhari-hari,” ungkapnya.
Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sukarendah, Kecamatan Warunggunung, Mulyadi Amin membenarkan, gorong-gorong di jalan nasional ambles. Kondisi tersebut membuat air dari Sampay Timur tidak bisa dialirkan ke hilir. Akibatnya, rumah warga yang ada di lokasi tersebut tergenang.
“Beberapa hari ini terendam. Kita harap, ada solusi dari pemerintah agar masyarakat tidak kebanjiran lagi. Jangan sampai dibiarkan, karena akan merugikan warga kami,” tegasnya.
Reporter/Editor : Mastur











