Lanjut Ikhlas, meski kondisi air sudah mulai surut, namun pihaknya tetap memberi edukasi kepada warga agar tetap menjaga lingkungan dan menaruh barang ke tempat yang tinggi karena khawatir kembali terjadi banjir dan masyarakat tetap menjaga kesehatan di musim penghujan ini.
“Selain itu juga, kami sudah berkoordinasi dengan BPBD agar dapat membantu karena khawatir berdampak ke wilayah yang lain, dan kami juga sudah menghubungi Dinas Sosial untuk membantu. Alhamdulillah semuanya direspons dengan baik,” katanya.
Ia berharap, kali Campang ini bisa dilakukan percepatan normalisasi karena pihaknya juga sudah mengirimkan surat ke dinas terkait dengan diteruskan kepada Walikota Cilegon.
Mudah-mudahan di tahun ini masuk ke skala prioritas pada Musyawarah Rencana Pembangunan Kota (Musrenbangkot), sehingga bisa direalisasikan dengan menormalisasi kali Campang ini,” pungkasnya. (*)
Reporter: Rajudin
Editor: Aas Arbi











