SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kericuhan antar pemain futsal terjadi di GOR Maulana Yusuf, Ciceri, Kota Serang, Selasa, 7 Maret 2023 sore.
Kericuhan yang terjadi di lapangan futsal tersebut membuat aparat kepolisian dari Polresta Serang Kota turun tangan.
Wakapolresta Serang Kota Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Hujra Soumena mengatakan kericuhan Turnamen Linus Futsal Banten tersebut melibatkan antar pemain futsal dari Jawara Futsal dan Tim Tangerang United.
Kericuhan bermula saat terjadi pelanggaran pada babak kedua oleh pemain Jawa Futsal terhadap Tangerang United.
Pelanggaran itu, kemudian membuat salah satu bagian dari tim Tangerang United melayangkan protes keras dan masuk ke dalam lapangan.
“Setelah ada yang masuk ke lapangan, anggota tim Jawara Futsal langsung mengejar dan memukul tim dari Tangerang United sehingga terjadi keributan,” kata Hujra, Rabu 8 Maret 2023.
Keributan tersebut membuat pertandingan terpaksa dihentikan. Setelah insiden tersebut terjadi, Polresta Serang Kota telah melakukan pemanggilan terhadap panitia penyelenggara dan kedua tim yang bertanding.
“Pemain dan official kedua tim sudah berdamai namun turnamen kami arahkan untuk dihentikan sementara dan pemain, official serta panitia kami arahkan ke Polresta Serang Kota untuk dibuatkan perjanjian,” kata Hujra.
Hujra mengatakan pihaknya telah mengevaluasi turnamen tersebut. Hasil evaluasi, turnamen masih dapat dilaksanakan dan digelar tanpa penonton.
“Turnamen Linus Futsal Banten digelar tanpa penonton,” tutur mantan Kapolres Tulangbawang tersebut (*)
Reporter: Fahmi Sa’i
Editor : Aas Arbi











