Camat Cipocokjaya Tb Yassin mengatakan, LKRA ini bukan hal yang baru, pelaksanaan LKRA berjalan pada tahun ke empat.
“Sejak awal pelaksanaan LKRA tujuan utamanya untuk memotivasi masyarakat mengembalikan budaya gotong royong, partisipasi yang sempat berkurang,” ujarnya.
Yassin mengatakan, Pemkot Serang melalui kelurahan memberikan dana stimulan untuk menumbuhkan kembali budaya gotong royong. Untuk itu, dirinya mengajak lurah dan RT mengajak masyarakat.
“Yuk bareng-bareng, bagaimana caranya, kampung kurang bagus, mari kita robah melalui program LKRA, atau mewujudkan lingkungan bersih dan aman,” katanya.
“Tahun 2023 ini ada sekitar 30 RT yang jadi peseera. Rata-rata hanya empat RT yang mengikuti LKRA,” tambah Yassin.











