SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Gotong royong hingga kerja bakti masih menjadi budaya yang diterapkan oleh masyarakat Kelurahan Tembong, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang.
Seperti yang dilakukan oleh warga RT 002 RW 007, Lingkungan Tembong Pabuaran, yang masih aktif membersihkan lingkungannya.
Mereka juga masih tetap merawat taman yang dibuat oleh warga setempat pada tahun lalu. Hingga saat ini, taman tersebut masih dijaga oleh warga.
Ketua RT 002, Munayah mengatakan, warganya selalu mengadakan kerja bakti dalam satu minggu satu kali untuk membersihkan lingkungan.
“Kerja bakti satu bulan satu kali untuk warga. Ibu ibu kader posyandu setiap minggu. Ada kegiatan senam setiap hari sabtu. Setiap hari Sabtu ibu-ibu di sini selalu gotong royong,” ujarnya, Kamis, 27 Juli 2023.
Hanya saja, belum ada inovasi yang ditunjukkan pada RT 002 di Lingkungan Tembong Pabuaran untuk bisa menata lingkungan lebih baik lagi.
Pihaknya mengaku akan melakukan persiapan bersama warga dengan sebaik mungkin agar dapat menjadi juara di LKRA Kota Serang 2023.
“Ke depan kita akan perbaiki dan lakukan persiapan lagi. Biar kita juga bisa jadi juara. Semoga, insya Allah bisa dilakukan,” tuturnya.
Namun sayangnya, beberapa RT di Lingkungan Tembong Pabuaran, yakni RT 01, RT 02, dan RT 03 kurang persiapan saat tim juri penilaian Lomba Kampung Resik lan Aman (LKRA) datang untuk meninjau.
Tim juri penilaian LKRA sendiri terdiri dari Staf Teritorial Kodim 0602, Serka Yusuf; Kasi PUG DP3AKB, Euis Sunarti; dan Manajer Konten RADARBANTEN.CO.ID, Aas Arbi.
Serka Yusuf mengatakan, masih banyak yang perlu dilakukan penataan terhadap Lingkungan Tembong Pabuaran. Pihaknya menilai masih banyak yang kurang persiapan dalam LKRA di wilayah tersebut.
“Telah melaksanakan pengecekan dari semua RT. Yang kami lihat dari pos ronda sampai lainnya masih kekurangan,” ujarnya, Kamis, 27 Juli 2023.
Ia juga menilai, belum ada inovasi serta keterampilan yang ditunjukkan warga Lingkungan Tembong Pabuaran, mulai dari RT 01, RT 02, dan RT 03.
“Seperti jadwal kegiatan pos ronda tidak ada, dan foto foto kegiatannya tidak ada. Kemudian bak sampah juga tidak ada, serta inovasi juga belum ada,” katanya.
Pihaknya meminta agar Lingkungan Tembong Pabuaran telah memiliki persiapan untuk melakukan inovasi agar lingkungannya terlihat nyaman.
“Kemudian taman baca di sini juga belum ada. Intinya mereka kurang persiapan untuk ikut LKRA pada tahun ini,” ucapnya. (*)
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Agus Priwandono











