PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Perhitungan penetapan tanggal 1 Ramadan 1444 Hijriyah/ 2023 Masehi dapat dilakukan dengan dua metode yaitu metode hisab (perhitungan) dan rukyatul hilal (pengamatan bulan).
Kedua metode ini menjadi metode dasar dalam penetapan 1 Ramadan dan 1 Sawal tahun Hijriyah.
Metode rukyatul hilal yaitu metode penetapan awal Ramadhan dan Syawal berdasarkan pengamatan bulan. Sedangkan metode hisab adalah perhitungan secara matematis dan astronomis untuk menentukan posisi bulan dalam menentukan dimulainya awal bulan pada kalender hijriyah.
Dalam dunia Islam istilah hisab sering digunakan dalam ilmu falak (astronomi) untuk memperkirakan posisi matahari dan bulan terhadap bumi.
Melihat posisi matahari menjadi bagian sangat penting karena menjadi penentu bagi ummat Islam dalam menentukan waktu shalat.
Sedangkan posisi bulan untuk mengetahui perkiraan terjadinya hilal sebagai penanda masuknya periode bulan baru dalam kalender Hijriyah.
Sementara itu Ulama Karismatik Banten KH Abuya Muhtadi dalam menetapkan tanggal 1 Ramadan dan 1 Syawal tahun Hijriyah menggunakan metode hisab.
Menurut Sekretaris Pribadi KH Abuya Muhtadi Cidahu, Nazaruddin bahwasannya, Abah Abuya Muhtadi telah menetapkan satu Ramadan 1444 Hijiryah pada hari Jumat, 24 Maret 2023.











