“Hal itu sehubungan tahun ini, 1444 Hijriyah umur bulan Sya’ban 29 hari(ganjil). Dan hasil hitungan hisab menunjukan tinggi hilal delapan 8 derajat waktu Magrib malam Kamis,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Selasa, 21 Maret 2023.
Atas dasari itu, Abah Abuya Muhtadi, menggunakan kriteria 21 derajat waktu Magrib malam Jum’at. Dengan kata lain menyempurnakan bilangan Sya’ban 30 hari.
“Jadi awal Ramadan tahun 1444 hijriah jatuh pada Magrib malam Jum’at dan untuk Lebaran Idul Fitri jatuh pada hari Minggu atas dasar Istikmal(menyempurnakan bilangan bulan Ramadan 30 hari) dan ikhtiyat. Dan demikian itu bersamaan dengan hitungan kalender Nusantara Aji Saka yaitu aboge tahun هاء (HA) 1956 bulan Ramadan jatuh pada hari Jum’at dan syawal jatuh pada hari Minggu,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Ahmad Lutfi











