SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – MR (40), maling motor asal Cilegon yang dipukuli warga saat berada di Klinik Multazam, Desa Kaserangan, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang pada Selasa malam, 11 April 2023, ternyata sudah beberapa kali melakukan pencurian.
Menurut Kapolsek Kragilan Komisaris Polisi (Kompol) Firman Hamid, berdasarkan keterangan pelaku, ia sudah tiga kali maling motor.
“Tiga lokasi (pencurian-red) berada di Salira Puloampel, Wadas Bojonegara dan Kragilan,” kata Firman, Rabu 12 April 2023.
Firman mengungkapkan, terungkapnya kasus pencurian tersebut berawal saat pelaku mengalami kecelakaan tunggal di Kampung Nambo, Desa Kaserangan, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang.
“Pelaku mengalami kecelakaan karena buru-buru mengendarai sepeda motor. Pelaku mengalami kecelakaan tunggal dengan menabrak trotoar di pinggir jalan Kampung Nambo, Kecamatan Ciruas,” kata Firman.
Firman mengungkapkan, warga yang belum mengetahui korban kecelakaan tersebut merupakan pelaku pencurian membawanya ke Klinik Multazam yang tidak jauh dari lokasi kecelakaan. Saat berada di klinik, warga malah mendapati dua buah kunci leter T dari dalam saku pelaku.
“Warga menemukan dua buah kunci leter T dari dalam saku celana (pelaku-red),” ungkap Firman.
Warga yang mencurigai korban merupakan pelaku pencurian lantas menginterogasinya. Saat diinterogasi, korban akhirnya mengakui perbuatannya. Warga yang marah sempat memukuli pelaku sebelum melaporkannya ke polisi.
“Setelah ada laporan warga, anggota kami yang sedang melakukan patroli mengamankan pelaku di klinik,” kata Firman.
Firman menjelaskan, sebelum mengamankan pelaku di klinik, ternyata ada satu pelaku lain yang ikut terlibat. Namun, pelaku tersebut berhasil melarikan dengan membawa motor curian.
“Saat pelaku MR kecelakaan, ada temannya juga yang berada di lokasi. Temannya ini juga ikut membawa pelaku ke klinik. Saat pelaku sudah berada di dalam klinik, temannya ini melarikan diri ke arah Cilegon dengan membawa motor curian,” ucap Firman.
Diakui Firman, identitas teman pelaku yang melarikan diri tersebut sudah diketahui. Saat ini, petugas Reskrim Polsek Kragilan masih mencari keberadaannya.
“Kasusnya masih kami kembangkan. Kami masih mencari satu pelaku lain yang berhasil melarikan diri,” kata mantan Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Banten tersebut.
Firman mengimbau, ditengah maraknya kasus pencurian sepeda motor, masyarakat Kabupaten Serang khususnya Kragilan diminta untuk meningkatkan kewaspadaan. Jangan memarkir kendaraan sembarang tempat dan pasang kunci ganda.
“Gunakan kunci ganda agar memperlambat pergerakan pelaku kejahatan dalam melaksanakan aksinya,” kata Firman.
Firman tidak memungkiri, jelang Idul Fitri 1444 Hijriah, ada saja pelaku kejahatan yang beraksi. Oleh karena itu, jadilah polisi untuk diri sendiri dengan mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.
“Menghadapi lebaran Idul Fitri 1444 H keinginan warga sangat tinggi untuk memenuhi kebiasaannya tanpa diukur dengan kemampuan sehingga tidak sedikit mencari jalan pintas (mencuri-red). Oleh karena itu, jadilah polisi terhadap diri sendiri, jangan berikan kesempatan kepada pelaku yang berniat jahat untuk melakukan aksinya,” tutur Firman (*)
Reporter: Fahmi Sa’i
Editor : Aas Arbi











