KOTA TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Aksi pencurian menyasar rumah kosong kembali terjadi di wilayah Kota Tangerang.
Seorang pelaku berinisial BP (30) akhirnya berhasil diringkus aparat kepolisian setelah sempat buron usai menggasak perhiasan emas milik korban dengan nilai mencapai Rp100 juta.
Pelaku ditangkap tim gabungan Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota bersama Unit Reskrim Polsek Pinang di kawasan Ciracas, Jakarta Timur, pada Rabu, 9 April 2026.
Kapolsek Pinang, Adityo Wijanarko, menjelaskan pelaku memiliki modus dengan mengincar rumah yang dalam kondisi sepi atau ditinggal pemiliknya.
“Pelaku ini memanfaatkan kelengahan penghuni. Saat situasi rumah kosong, dia masuk dengan cara merusak bagian jendela untuk mengambil barang-barang berharga,” ujarnya, Kamis 9 April 2026.
Peristiwa pencurian tersebut terjadi dirumah korban, di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang saat korban meninggalkan rumah dalam waktu singkat. Pelaku yang diduga telah mengamati situasi sebelumnya langsung beraksi dengan membobol akses masuk dan menyisir isi rumah.
Aksi pelaku sempat diketahui korban ketika kembali ke rumah. Namun, pelaku berhasil melarikan diri sebelum akhirnya berhasil ditangkap di lokasi persembunyiannya.
“Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku sudah beberapa kali melakukan aksi serupa. Kami masih mendalami kemungkinan adanya korban lain maupun jaringan yang terlibat,” tambahnya.
Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya alat yang digunakan untuk membobol rumah, pakaian saat beraksi, serta kendaraan yang digunakan untuk melarikan diri.
Sementara itu, Kapolres Metro Tangerang Kota, Raden Muhammad Jauhari, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat meninggalkan rumah dalam kondisi kosong.
“Kami minta masyarakat tidak lengah. Pastikan rumah dalam keadaan terkunci dengan baik dan, bila perlu, titipkan kepada tetangga atau petugas keamanan agar bisa ikut memantau,” tegasnya.
Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolsek Pinang dan tengah menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga terus melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku dalam kasus serupa di wilayah lain.
Editor Daru











