RADARBANTEN.CO.ID – Setiap hari raya Idul Fitri pasti kebanyakan orang melakukan tradisi Open House.
Tapi tau enggak sih, tradisi Open House ternyata memiliki sejarah, loh.
Ada banyak cerita sejarah yang mengawali adanya tradisi Open House.
Tradisi Open house yang sering diadakan setiap hari raya ini ternyata memiliki sejarah yang panjang.
Tradisi Open House tak hanya dilakukan pada saat hari raya Idul Fitri atau Idul Adha aja, loh.
Namun, tradisi Open House juga dilakukan pada hari raya agama lain juga.
Tradisi Open house diartikan sebagai rumah terbuka. Di Indonesia tradisi Open House juga disebut dengan gelar griya.
Tradisi Open House kiranya sudah sangat melekat, apalagi sesaat menjelang lebaran. Tradisi yang dilakukan untuk menyambut keluarga besar atau siapapun yang ingin berkunjung ke rumah pada saat hari raya.
Namun kamu tahu enggak sih, bagaimana sejarah tradisi Open House di Indonesia?
Tradisi Open house ternyata sudah ada sejak zaman dulu. Namun tradisi ini semakin dikuatkan dan menyebar pada zaman orde baru di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto.
Pada awalnya open house diadakan karena ingin memunculkan jiwa wibawa para pejabat. Pada kegiatan open house, para pejabat juga menonjolkan kerendahan hatinya. Hal ini tak lain hanya untuk menunjukkan rasa bersalahnya kepada masyarakat karena cenderung sering mengecewakan masyarakat atas aksi serta peran sosialnya selama ia menjabat.











