Ditambahkan dr. Erike A. Suwarsono, SpMK, virus arcturus yang ada saat ini ditandai dengan infeksi pada selaput mata atau konjungtivitas berupa mata merah, selain batuk dan pilek.
“Untuk covid sebelumnya berdampak pada kehilangan indera perasa selain batuk dan pilek, sedangkan arcturus menyebabkan juga mata merah (konjungtivita) dan menyebabkan belek,” terang dr Erike.
Ia pun menyarankan untuk mewaspadai jika gejala batuk pilek dengan selaput mata merah dan menyebabkan kotoran (belek) menyerang tubuh. Tindakan lanjutan seperti tes pcr, tes antigen tetap diperlukan untuk memastikannya.
Meski demikan, dr Erike menyarankan untuk tidak terlalu takut dan berlebihan dalam menghadapi virus arcturus. Vaksinasi lengkap dan penggunaan masker masih menjadi tindakan efektif untuk menghindari penularan virus varian baru ini. (*)
Reporter: Agung S Pambudi
Editor: Ahmad Lutfi











