Sementara itu, Manager Operasi PLTU Banten 2 Labuan, David Wijaya mengatakan, paving block yang akan digunakan berasal dari FABA (Fly Ash Buttom Ash) sisa pembakaran PLTU.
“Kualitasnya 250 K, kuat dan tebalnya delapan sentimeter. Ini sudah SNI, sudah banyak digunakan berbagai instansi,” katanya.
David menegaskan, jika menggunakan paving block FABA, satu meter persegi akan memakai 40 pcs.
“Nanti akan ketahuan berapa pcs paving block yang akan dipasang di Pantai Teluk ini,” katanya.
Salah satu tokoh masyarakat Desa Teluk, Otoy Tamami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah melaksanakan aksi bersih-bersih sampah.
“Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak. baik Pemerintah, relawan, dan semua pihak yang terlibat dalam pembersihan sampah di Pantai Teluk,” katanya.
Aksi bersih-bersih sampah di Pantai Teluk sebetulnya menjadi tamparan buat warga Desa Teluk, sebab disebut sebagai pantai terkotor.
“Insya Allah, satu bulan ke depan akan jadi indah. Dan kami mohon bantuan dari untuk menyosialisasikan kepada warga untuk buang tidak membuang sampah sembarangan,” katanya. (*)
Reporter: Purnama Irawan
Editor: Agus Priwandono











