PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID-Bupati Pandeglang Irna Narulita masuk dalam survei bursa Bakal Calon Gubernur Banten. Berdasarkan hasil survei Pusat Kajian Ilmu Pemerintahan UNMA (Universitas Mathla’ul Anwar), tingkat popularitas Irna Narulita melaju pesat di tahun 2023.
Peneliti Pusat Kajian Ilmu Pemerintahan UNMA Banten sekaligus Kaprodi Ilmu Pemerintahan UNMA Banten, Arif Mulyawan mengatakan, popularitas Bupati Pandeglang Irna Narulita terus melaju.
“Kendati tak terpikir oleh dirinya, Bupati perempuan di Banten itu mampu dikenal publik dengan cepat. Popularitas Irna mencapai 42,9 persen,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Selasa 6 Juni 2023.
Popularitas Irna Narulita hanya selisih tidak sampai 10 persen dari Bakal Calon Gubernur Banten Airin Rachmi Diany. Sementara dengan Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya selisih 8 persen.
“Kalau Irna Narulita saat ini sudah masuk dalam kandidat Gubernur Banten. Yang popularitasnya sudah cukup tinggi yang bersaing kuat dengan kompetitor semisal Airin maupun Iti Octavia Jayabaya,” katanya.
Arif mengungkapkan, kalau Pusat Kajian Ilmu Pemerintahan UNMA telah menggelar survei pada 19 Maret – 4 April 2023. Respondennya sebanyak 800 orang.
“Margin of error sebesar 3,46 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Dari hasil kajiannya keluarga menjadi salah satu influencer utama dalam Pilgub Banten,” katanya.
Preferensi orang dipengaruhi lingkungan keluarganya. Maka model kampanye door to door cukup efektif dalam meningkatkan awareness ke kandidat.
“Sangat menarik mencermati capaian popularitas Irna. Irna sudah melakukan kerja politik sejak beliau menjabat sebagai Anggota DPR RI dan Bupati,” katanya.
Bahkan, bisa dikatakan Irna cukup rajin mengisi acara kerakyatan di berbagai daerah di Pandeglang. Dengan selisih cukup besar itu, Irna Narulita mengirim pesan bahwa dia seorang petarung.
“Pelaku politik yang dengan cepat membangun jejaring, piawai merespons dinamika lapangan. Dan cakap memasarkan gagasannya,” katanya.
Arif menegaskan, cepatnya popularitas Irna terdorong juga karena dukungan birokrasi dan relawan lainnya. Tentunya akan ada tantangan ke depan dihadapi oleh Irna yakni untuk terus memacu pengenalan dirinya kepada masyarakat Banten.
“Tinggal bagaimana Irna bergerak selincah mungkin. Kalau dari posisi saat ini, terlihat Irna lebih lincah bergerak untuk masyarakat,” katanya. (*)
Reporter: Purnama Irawan
Editor: Agung S Pambudi











