LEBAK,RADARBANTEN.CO.ID-Stasiun Rangkasbitung tahun ini akan direnovasi menjadi lebih besar dan megah dari sebelumnya.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak berharap penumpang kereta yang keluar-masuk di Stasiun Rangkasbitung hanya melalui satu pintu.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Lebak Rully Edward mengatakan, alasan pemerintah daerah merekomendasikan pintu keluar-masuk stasiun hanya melewati pintu barat untuk mengurangi kepadatan penumpang.
“Untuk keluar lewat sini dekat Terminal Sunan Kalijaga tetapi kenapa penumpang tidak keluar lewat sini, tapi malah lewat sana dekat pintu kereta. Kan tahu sendiri sebelah sana di pintu kereta sangat-sangat padat,” katanya dihubungi RADARBANTEN.CO.ID, Selasa, 13 Juni 2023.
Selain mengurangi kepadatan, dijelaskan Rully, penerapan pintu keluar-masuk stasiun dekat Terminal Sunan Kalijaga untuk konektivitas antar moda.
“Jadi bertujuan dalam rangka konektivitas antar moda. Penumpang yang keluar dari stasiun bisa langsung naik angkutan umum di Terminal Kalijaga,” ujarnya.
Terkait dengan keinginan Pemkab Lebak tersebut, pihaknya sudah menyampaikannya ke pihak Stasiun Rangkasbitung.
“Tapi kami diarahkan untuk menghubungi pihak KCI dan DAOP 1. Jadi nanti kami akan bersurat untuk membahas soal ini,” tambahnya.
Dikatakan dia, penerapan pintu keluar-masuk satu pintu dalam arahan dari Kemenhub.
“Jadi ini juga dalam rangka melaksanakan perintah Kemenhub terkait konektivitas antar moda ya, antara kereta api dengan angkutan di dalam terminal,” katanya.
Untuk diketahui pembangunan stasiun juga akan merubah nama menjadi Stasiun Rangkasbitung Ultimate. (*)
Reporter: Nurandi
Editor: Agung S Pambudi











