TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022 yang disusun Pemerintah Kota Tangsel dinilai belum memihak bagi kepentingan masyarakat Tangsel.
Menurut Ketua Fraksi PKS DPRD Tangsel, Ali Rahmat, Pemkot Tangsel hanya menganggarkan 30 persen dari total dana APBD tahun 2022 untuk masyarakat Tangsel.
Sementara 73 persen dana APBD 2022 lebih banyak dikucurkan untuk keperluan birokrasi, membiayai gaji ASN/honorer serta penunjang lainnya.
Ali mengatakan, belanja daerah tahu n 2022 yang dianggarkan Pemkot Tangsel adalah sebesar Rp4.030.749.162.663 kemudian terserap Rp3.690.617.520.397.
Realisasi Belanja Daerah yang terserap tersebut menurutnya digunakan untuk Belanja Operasi sebesar Rp2.713.826.400.703,00
“Artinya, serapan 73 persen APBD 2022 dipergunakan untuk birokrasi, membiayai gaji, serta penunjang lainnya. Sedangkan untuk masyarakat hanya mendapatkan porsi anggaran kurang dari 30 persen,” ungkapnya dalam rapat paripurna dengan agenda penyampaian pandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD atas laporan pertanggungjawaban pengelolaan APBD 2022 yang digelar kemarin.
Ali mengatakan, Fraksi PKS mendorong pola pengelolaan anggaran harus diubah, agar minimal 60 persen serapan anggaran dapat diberikan untuk masyarakat dan sisanya untuk birokrasi dan lain-lain.
“Pemkot Tangsel hendaknya memperbaiki pengelolaan anggaran dengan memberikan porsi yang dominan kepada masyarakat hingga dampaknya akan luar biasa mengurangi ketimpangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kota Tangsel,” tambahnya.
Sementara itu Fraksi Demokrat DPRD Tangsel menyoroti SiLPA APBD tahun 2022 sebesar Rp523 miliar. Menurut Ketua Fraksi Demokrat Riski Jonis, SiLPA 2022 terjadi karena masih adanya keterlambatan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menyerap APBD 2022, terutama untuk kegiatan fisik dan infrastruktur.
“Demokrat berharap kepada seluruh Perangkat daerah agar lebih cermat lagi dalam menyusun perencanaan dan melakukan peningkatan pengawasan, sehingga mampu menekan pengeluaran atau beban daerah,” ujarnya.
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Aditya











