TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID-Walikota Tangsel Benyamin Davnie menegaskan bahwa Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran atau Silpa pada APBD tahun 2022 sebesar Rp523.801.065.526 masih disebut normal.
Menurut Benyamin, di dalam aturan, Silpa maksimal enam persen dari total APBD. “Itu (Silpa APBD tahun 2022 Rp523 miliar-red) masih di bawah enam persen loh, masih di bawah pagu, masih normal” ujar Benyamin dalam rapat paripurna bersama DPRD Tangsel, kemarin.
Menurut Benyamin, ada tiga komponen di dalam Silpa APBD tahun 2022 yakni kelebihan pelelangan, pelampauan pajak pendapatan dan efesiensi anggaran. “Akhirnya didapat angka demikian, dan itu digunakan dalam APBD berikutnya, normalnya seperti itu,” jelasnya lagi.
Sementara itu Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Tangsel, Billy Sukarsana mengatakan, didalam Silpa 2022 terdapat pelampauan pendapatan atau surplus pendapatan.
Menurut Billy, surplus pendapatan dan sisa anggaran tahun 2022 oleh Pemkot Tangsel digabung menjadi Silpa tahun 2022, di mana jumlah surplus pendapatan tersebut sekira di atas Rp100 miliar.
“Jadi Silpan itu selalu dua komponen, yakni sisa belanja dan surplus pendapatan, tahun ini kita besar surplus pendapatannya, artinya kinerjanya baik. Jadi tidak selamanya SiLPA itu buruk,” ujar Billy, Senin 12 Juni 2023.
Billy mengatakan, Silpa APBD tahun 2022 yang dipublikasi Pemkot Tangsel adalah hasil dari audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.
Menurutnya, Silpa APBD tahun 2022 Rp 523.801.065.526 telah dimasukkan di dalam APBD tahun 2023 dan akan diginakan di perubahan APBD tahun 2023, sehingga APBD 2023 terkoreksi
“Dan Silpa tahun 2022 tidak akan pernah keluar dari kas daerah,” jelasnya.
Diketahui APBD tahun 2022 Pemkot Tangsel adalah sebesar Rp4.030.749.162.663 yang dikhususkan sebagai belanja daerah. Dari jumlah tersebut, APBD tahun 2022 kemudian terserap Rp3.690.617.520.397.
Realisasi belanja daerah tersebut berasal dari pengeluaran untuk belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga dan belanja transfer.
Rincian dari belanja daerah tersebut antara lain sebagai berikut. Belanja operasi dianggarkan sebesar Rp2.957.130.910.143 kemudian terserap Rp2.713.826.400.703. Belanja modal dianggarkan sebesar Rp1.052.103.300.780 kemudian terserap Rp965.682.851.455. Lanjut pada belanja tak terduga dianggarkan sebesar Rp16.514.951.740 terserap Rp6.108.268.239.
Terakhir belanja transfer dianggarkan untuk belanja bantuan keuangan untuk Pemerintah Kota Serang dalam upaya pengiriman sampah ke TPA Cilowong, Kota Serang sebesar Rp5.000.000.000.
Sementara proyeksi defisit pada APBD perubahan tahun 2022 adalah sebesar Rp463.766.290.893, kemudian dapat terealisasi bahkan melebihi atau surplus sebesar Rp60.034.773.548.
Jumlah Silpa APBD Pemkot Tangsel tahun 2022 selanjutnya menjadi nilai akhir saldo Anggaran Lebih Tahun Anggaran 2022 pada laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih.
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Aditya











