SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Tawuran remaja kembali terjadi di Kota Serang. Kali ini tawuran tersebut terjadi di Lingkungan Lopang Gede, Kelurahan Lopang, Kecamatan Serang, Kota Serang, Minggu 18 Juni 2023.
Kasi Humas Polresta Serang Kota Ajun Komisaris Polisi (AKP) Iwan Sumantri mengungkapkan, tawuran antar remaja tersebut terjadi sekitar pukul 4.00 WIB. Para pelaku yang terlibat tawuran mempersenjatai diri dengan senjata tajam (sajam).
“Kami menerima informasi terkait dugaan aksi tawuran di daerah Lopang Gede sekitar pukul 4.00 WIB. Berdasarkan saksi yang dimintai keterangan ada sekelompok remaja yang membawa senjata tajam dan terlibat saling lempar batu,” ungkap Iwan.
Iwan mengatakan, adanya keributan antar remaja tersebut telah dilaporkan ke aparat kepolisian dari Polsek Serang. Sekira pukul 5.00 WIB, polisi telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Akan tetapi, setibanya di lokasi, para pelaku telah membubarkan diri.
“Setelah dicek TKP, sekelompok remaja tersebut telah membubarkan diri,” ujar Iwan.
Polisi, sambung Iwan, sempat melakukan penyisiran di sekitar lokasi. Namun, tidak berhasil menemukan para pelaku. “Hasil pengecekan TKP aksi tersebut tidak berlangsung lama dan tidak terdapat korban jiwa,” kata Iwan.
Terkait dengan kelompok yang terlibat tawuran, Iwan mengaku belum mengetahuinya. Polisi belum mendapat petunjuk mengenai identitas kelompok tersebut. “Sekelompok remaja tersebut belum dapat teridentifikasi karena minimnya saksi di TKP,” tutur Iwan.
Sebelumnya tawuran terjadi di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Kota Serang pada Rabu 7 Juni 2023. Tawuran yang melibatkan puluhan pelajar tersebut menyebabkan empat korban luka.
Dari keempat korban yang dirawat di Rumah Sakit Umum (RSU) Banten, satu korban mengalami luka berupa jari tangan yang nyaris putus. Akibat tawuran berdarah tersebut, polisi telah menetapkan 22 orang sebagai tersangka. “Iya bertambah, ada 22 orang (tersangka-red),” tutur Kasat Reskrim Polresta Serang Kota AKP Moch Nandar, Rabu 14 Juni 2023. (*)
Reporter : Fahmi
Editor : Mastur











