SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Forum Honorer Kota Serang berencana mengerahkan ribuan anggotanya ke Jakarta untuk ikut demonstrasi penolakan penghapusan honorer.
Ketua Forum Honorer Kota Serang, Achmad Herwandi mengatakan, pihaknya sudah membulatkan niat dan akan melakukan aksi demonstrasi di Gedung DPR RI dan KemenPAN RB.
Diketahui, para pengurus honorer di beberapa daerah Provinsi Banten, di antaranya, Kabupaten Pandeglang, Kota Cilegon, Kabupaten Lebak, Kota Serang, Kota Tangerang, hingga Tangerang Selatan sudah melakukan konsolidasi akbar pada Kamis, 15 Juni 2023.
Dalam konsolidasi tersebut, diputuskan bahwa para honorer se-Banten sepakat akan melakukan aksi demonstrasi pada tanggal 7 Agustus 2023.
“Kita akan melakukan aksi ke DPR dan KemenPAN RB dengan estimasi mengerahkan 10.000 massa dari Banten,” ujar Achmad Herwandi, Selasa, 20 Juni 2023.
Pada aksi demonstrasi di Jakarta nanti, mereka membawa beberapa tuntutan.
Tuntutan itu, seperti pengesahan RUU Perubahan ASN Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, mendesak Presiden RI mengeluarkan PP tentang Honorer jadi PNS.
Kemudian, meminta kepada Pemerintah ada afirmasi (penetapan) yang sama kepada seluruh tenaga honorer, dan moratorium rekrutmen PNS sampai seluruh honorer diangkat menjadi PNS atau PPPK.
“Insya Allah kita di Kota Serang akan membawa sekitar kurang lebih tiga ribu massa honorer. Semoga semua bisa ikut seluruhnya untuk menuntut nasib kami ke depan,” katanya.
Selain itu, dirinya yang juga dipercaya sebagai Sekretaris Presidium Honorer se-Banten mengaku sudah melakukan roadshow kepada beberapa pengurus honorer di daerah Banten.
“Kita juga bakal datang ke Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang untuk silaturahmi. Kemudian Kabupaten Lebak juga kita akan temui pengurusnya,” tuturnya.
Ia juga menyebut, para pengurus honorer di daerah sudah melakukan beberapa pertemuan. Terakhir adalah pertemuan di Tangerang Selatan.
“Kita sudah melakukan pertemuan di Tangsel. Setelah itu rencana kami ke Kabupaten Tangerang,” tandasnya. (*)
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Agus Priwandono











