PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang Nuriah memberikan bantuan paket sembako kepada Nenek Sumiah (78), warga Desa Cimanuk, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang.
Bantuan paket sembako yang disalurkan merupakan titipan dari Bupati Pandeglang Irna Narulita untuk Nenek Sumiah yang masuk dalam kategori keluarga miskin.
Menurut Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang Nuriah mengatakan, Nenek Sumiah berusia 78 tahun tinggal bersama cucunya.
“Sehari – harinya ini terkadang berjualan kalau lagi sehat dan pengajiannya rajin. Kita dari Dinsos datang untuk menengok dan menyalurkan bantuan paket sembako,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Rabu, 21 Juni 2023.
Nuriah menjelaskan, bantuan paket sembako merupakan dari Bupati Pandeglang Irna Narulita. Berupa beras, gula, susu, mie, minyak, sarden dan ada biskuit.
“Bantuan dua paket insyaallah ini untuk konsumsi sehari hari. Selain itu, mengecek data Kartu Keluarganya,” katanya.
Setelah dilakukan pengecekan, Nenek Sumiah, belum masuk dalam data DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial). Supaya bisa mendapatkan bantuan program pemerintah berupa Program Keluarga Harapan PKH dan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan maka harus masuk dalam data DTKS.
“Setelah masuk DTKS kita usulkan untuk PBI-nya. Yaitu program iuran BPJS Kesehatan yang dibantu oleh pemerintah, karena itu merupakan kebutuhan dasar,” katanya.
Nanti setelah itu, oleh kepala desa bisa memasukan ke dalam data BLT desa. Karena sambil berproses, untuk PKH nya untuk bantuan sembakonya.
“Sambil menunggu program APBN di ACC, eksekusi sama dana desa dulu melalui dana BLT . Kalau sudah menjadi tanggungan, masuk di dalam program PKH maka yang BLT nya juga disetop,” katanya.
Bantuan BLT disetop ketika sudah menerima bantuan PKH, tidak boleh dobel. Jadi harus pilih salah satunya.
“Jadi begitu prosesnya dan saya mohon kepada operator kabupaten dan operator desa dicek satu persatu mana kalau ada masuk desil I ( kemiskinan ekstrem) tapi belum mendapatkan bantuan apapun cari solusinya. Kalau memang belum masuk APBN, sudah ada amanat dalam Permendes untuk, dieksekusi mendapatkan bantuan dari BLT,” katanya.
Nenek Sumiah, mengucapkan terima kasih kepada pemerintah.
“Terima kasih pemerintah sudah memberikan bantuan sembako,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Aas Arbi











