TANGERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Sebanyak 86 kader Posyandu se Kecamatan Cibodas ikut pelatihan penggunaan alat Antropometri di ruang aula Kecamatan Cibodas, Kamis 22 Juni 2023 lalu.
Kepala Puskesmas Baja, dr. Eny Purwati, menjelaskan kegiatan seperti ini dilakukan setiap bulannya ini untuk yang saat ini diberikan pelatihan pengukuran diagram Antopometri untuk kader Posyandu.
“Kegiatan ini sangat penting bagi para kader, karena ketika di posyandu saat penimbangan balita itu dilakukan oleh kader sehingga diharapkan akurasi dari penimbangan dapat lebih akurat,” ujarnya Minggu 25 Juni 2023.
Eny mengatakan, pelatihan penghitungan Antopometri diikuti 43 posyandu yang ada di Cibodas dengan jumlah 86 kader.
“Kegiatan tersebut sekaligus untuk penanganan masalah stunting di wilayah tersebut. Pesertanya kami di Puskesmas Baja itu ada 43 posyandu, nah pada saat ini tiap posyandu 2 orang jadi pesertanya ada 86 orang,” tambanya.
Camat Cibodas, Buceu Gartina menyebutkan pelatihan untuk melatih para kader posyandu dalam menggunakan angka Antopometri ini jadi salah satu tolak ukur dalam penanganan stunting.
Pihaknya juga telah melaksanakan pos gizi yang merupakan kerjasama antara pihak kecamatan dengan posyandu, lalu ada pemberian makanan tambahan.
“Kita melatih kader posyandu untuk menggunakan angka Antopometri secara baik dan benar, karena pengukuran angka Antopometri ini menjadi salah satu tolak ukur akurasi data dalam penanganan stunting,” sebutnya.
Data yang dihimpun, di wilayah Cibodas angka stunting ada sebanyak 18 anak dan yang berat badannya tidak ideal ada sebanyak 184 anak. Dari 184 anak ini pihak kecamatan mengupayakan melakukan pencegahan agar tidak dalam masuk dalam kategori stunting dengan melaukan pemberian makanan tambahan melalui pos gizi.
“Untuk saat ini kurang lebih ada 18 anak yang masuk stunting, untuk yang under weight nya itu ada sebanyak 184. Untuk under weight ini kita cegah jangan sampai masuk kedalam stunting,” tutupnya. (*)
Reporter: Angger Gita Rezha
Editor: Agung S Pambudi










