TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Wakil Walikota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, berbicara mengenai anomali cuaca. Pilar menyampaikannya dalam acara Roadshow Green and Clean Tangsel 2023.
Menurut Pilar, dunia saat ini sedang dilanda anomali cuaca, yakni perubahan cuaca yang tidak bisa lagi ditebak dan tidak menentu.
Hal itu, menurutnya, disebabkan oleh pemanasan global akibat dari kerusakan lingkungan.
Pilar mengatakan, upaya untuk mengatasi anomali cuaca, salah satunya dengan membudayakan cinta lingkungan kepada masyarakat.
Menurutnya, Program Green and Clean Tangsel 2023 yang diinisiasi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangsel bersama Radar Banten adalah bentuk ikhtiar agar masyarakat dapat menjaga lingkungannya dengan tidak membuang sampah sembarangan dan merawat alam.
“Bumi ini sudah semakin panas karena gas CO2 dari kendaraan, lalu juga dari penumpukan sampah yang menghasilkan gas metan, belum lagi perusakan lingkungan. Itu semua menimbulkan resiko pemanasan suhu. Sekarang perubahan cuaca sudah tidak jelas, musim kemarau menjadi hujan dan musim hujan menjadi kemarau. Sekarang kita sudah tidak ada musimnya lagi, sekarang sudah menjadi anomali cuaca,” ujar Pilar, Sabtu, 8 Juli 2023.
Pilar menerangkan, saat ia masih kecil, oleh gurunya diajarkan musim kemarau dari bulan tertentu ke bulan tertentu. Begitu juga dengan musim hujan, dapat ditentukan pada bulan tertentu.
“Tapi sekarang sudah anomali cuaca, jangan-jangan udah ujung dunia. Apakah kita sudah menuju kiamat? Kita tidak pernah tahu kiamat atau enggak, kan kita juga yang menentukan, makanya jaga lingkungan kita,” ujar Pilar.
Pilar berpesan agar masyarakat Tangsel selalu menjaga lingkungannya dengan cara melakukan hal-hal kecil namun berdampak besar bagi kelangsungan lingkungan hidup.
Pilar menjelaskan, untuk menjaga lingkungan sebetulnya cukup dengan tidak membuang sampah sembarangan. Hal-hal kecil semacam itu dapat dikerjakan seluruh masyarakat.
“Tidak usah jauh-jauh ngomongin mengurangi gas CO2 atau menggunakan mobil listrik, tidak usah jauh-jauh sampai ke sana. Coba mulai dari hal yang kecil, misalnya kita jangan buang sampah sembarangan, mulai memisahkan sampah plastik. Walaupun kecil tapi dampaknya besar bagi kelangsungan lingkungan, kita” ujar Pilar.
Pilar mengatakan, Green and Clean Tangsel 2023 sendiri memang dibuat untuk membudayakan hidup bersih dan sehat, serta membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan.
“Program Green and Clean Tangsel 2023 dibuat dalam rangka bagaimana meningkatkan kesadaran dan minat masyarakat terhadap kepedulian lingkungan. Jadi kami dari Pemkot Tangsel sangat terbantu dengan adanya Program Green and Clean Tangsel 2023 ini. Kita juga terus mengingatkan kepada masyarakat bahwa pentingnya kita bersama-sama menjaga lingkungan,” ucap Pilar. (*)
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Agus Priwandono












