“Karena yang kita tahu tokoh-tokoh lain yang ada yang muncul untuk Pilgub Banten masih tokoh-tokoh lama sekali. Sosoknya misal ada pak WH yang masih semangat untuk maju di Pilgub Banten,” katanya.
Kemudian ada sosok Rano Karno, kemudian ada sosok Airin Rahcmi Diany. Kemudian ada Gembong dari PKS yang berapa survei namanya juga ada.
“Dan mungkin ibu Iti dari DPD Partai Demokrat sendiri yang juga muncul namanya. Dan nama lain yang sebetulnya mereka bukan mewakili generasi milenial, karena generasi milenial itu kan kalau enggak salah lahir di tahun 81 sampai 1996 dan pak Rizki ini merupakan range angka yang lahir di generasi milenial,” katanya.
Sehingga kehadirannya nanti ketika dalam ajang Pilgub Banten ke depan ketika pak Rizki meyakinkan diri baik Cagub maupun Cawagub, gitu ya ini merupakan peluang kans yang besar untuk mendapatkan suara generasi milenial.
“Karena sudah ada keterwakilan di sana. Walaupun tentunya nanti akan menjadi belum tentu generasi milenial memilih milenial tapi setidaknya golongan generasi milenial akan melihat ada range usia yang mewakili generasi mereka,” katanya.
Kenapa seperti itu, Harits menjelaskan, karena tidak mungkin, mohon maaf ya kalau di bilang generasi sudah atas tadi berbeda generasi tadi. Mereka belum tentu paham dengan kondisi generasi milenial hari ini.
“Generasi Z hari ini, okelah kalau untuk kelahiran tahun 50 an 60 an gitukan sampai kelahiran 79 dan 80-an, golongan mereka di fase itu. Tapi golongan generasi X ini butuh sosok yang pertama ideologis yang usia range itu sama dan gaya berpikir, konsep, dan perilakunya, dan sebagainya yang mengidentifikasi bahwa inilah dari golongan milenial,” katanya.
Harits melihat, kalau menjadi Cagub ini sangat dilematis karena apabila melihat basis masa Rizki itu ada di Pandeglang dan Lebak. Artinya di Banten Selatan ya.
“Nah ini butuh sosok kalau pak Rizki untuk maju kemungkinan prediksi saya akan lebih tepat jika di posisi calon Wakil Gubernur, nah bisa saja berpasangan. Nah kebetulan tokoh lainnya ini berasal dari Tangerang Raya semua, baik Kota Tangerang, Tangerang Selatan maupun Kabupaten Tangerang ya gitu,” katanya.
Misalnya saja, sosok Rano Karno di Tangerang basis masanya. Kemudian, Airin di Tangerang Selatan basis masanya.











