“Pak WH juga ada di Tangerang basis masanya, sehingga sangat memungkinkan jika pak Rizki Natakusumah ini berpasangan dengan salah satu tokoh dari Tangerang Raya. Bagaimana posisi Tangerang ini merupakan jumlah pemilih terbanyak DPT nya,” katanya.
DPT Tangerang Raya sangat banyak sekali. Di Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, maupun di Tangerang Selatan.
“Nah ini butuh ada keterwakilan antara wilayah Banten timur dan Utara dengan Banten selatan. Supaya hal ini untuk mensinergikan dan mengakselerasi kedepannya ketika terpilih untuk pembangunan Banten menjadi lebih merata karena masing-masing mewakili atau memiliki pengalaman di wilayahnya masing-masing,” katanya.
Nah kemudian sosok Rizki, apakah pantas memimpin Banten, sekali lagi yang menyebutkan pantas atau tidak nanti masyarakat yang memilih.
“Justru harus kita uji dengan cara hari ini sosok Rizki Natakusumah bagaimana di masyarakat. Popularitas beliau harus diuji juga, secara kuantatif tapi saya belum melihat secara hasil resmi atau lembaga survei menyelenggarakan survei, terkait dengan sosok Rizki Natakusumah ini berapa persen,” katanya.
Kaitan popularitas beliau, ini kan baru popularitas belum tentukan elektoralnya, nanti di uji popularitas dan elektoralnya. Namun sampai saat ini belum ada lembaga resmi melakukan survei.
“Sehingga kita belum bisa menilai. Rizki Natakusumah ada di range milenial memiliki kelebihan kalau saya perhatikan beliau ini mengenyam pendidikan kualitas pendidikan yang sangat luar biasa,” katanya.
Belum lagi memiliki pengalaman menimba ilmu jenjang sekolah tinggi atau mahasiswanya di luar negeri. Kalau tidak salah di Universitas Nottingham, Inggris.
“Sehingga konsep-konsep yang ia pelajari tentang pelayanan publik, tentang permasalahan publik yang ada di kota-kota besar negara maju, mudah-mudahan dengan pengalaman beliau itu bisa diadopsi di Banten gitu. Bahkan bisa jadi saya menyebutnya beliau ini kalau misalkan dalam arti disebut beliau saya lebih senang menyebut beliau Britania boy jadi anak laki-laki yang walaupun sosok beliau secara kultural di Pandeglang tapi beliau bisa mengenyam pendidikan hebat di dataran Britania dan mudah mudahan itu menjadi salah satu konsep pembangunan ke depannya ketika beliau memiliki kesempatan untuk memimpin banten ke depan,” katanya.
Lebih lanjut, Harits memberikan saran, kepada Rizki Natakusumah apabila maju dalam Pilgub Banten, yang pastinya melihat dari popularitas dan elektoralnya dulu untuk menguji apakah memang sudah terekspose. Terutama karena beliau mewakili kaum milenial diuji dulu di kaum milenial.
“Jangan-jangan beliau juga belum dikenal dikalangan milenial. Padahal beliau memiliki basis masa kedepannya di kelompok beliau dan potensi beliau sangat panjang, sangat panjang sekali karir politiknya,” katanya. (*)
Reporter: Purnama Irawan
Editor: Agus Priwandono











