CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 5.429 warga Kota Cilegon tercatat alami obesitas di tahun 2023 ini. Hal itu berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon yang diterima RADARBANTEN.CO.ID pada Jumat, 28 Juli 2023.
Dari data tersebut, Kecamatan Cibeber ada 356 orang. Di Kecamatan Cilegon ada 593 orang. Di Kecamatan Citangkil ada 1.035 orang.
Di Kecamatan Ciwandan ada 486 orang. Di Kecamatan Grogol ada 886 orang. Di Kecamatan Jombang ada 706 orang.
Di Kecamatan Pulomerak ada 51 orang. Di Kecamatan Purwakarta ada 1.316 orang. Sehingga total keseluruhan ada 5.429 orang.
Kepala Bidang Upaya Kesehatan Perorangan dan Upaya Kesehatan Masyarakat pada Dinkes Cilegon, Febrinaldo mengatakan, indikator warga yang mengalami obesitas adalah berat badannya tidak ideal atau kegemukan yang berlebihan.
“Tentu ini menjadi waspada karena obesitas bisa memicu beberapa penyakit berbahaya,” kata Febrinaldo, Jumat, 28 Juli 2023.
Dijelaskan Febri, kasus obesitas di Kota Cilegon mayoritas dialami laki-laki.
“Kebanyakan dialami laki-laki kisaran di usia produktif, 20 sampai 59 tahun,” jelas Febri.
Dirinya juga mengungkapkan, penyebabnya utama terjadinya obesitas yaitu pola hidup dan pola makan.
“Aktivitas fisik kurang, makan banyak, yang dimakan jadi lemak, banyak makan, banyak rebahan,” ungkapnya.
Kendati demikian, di Kota Cilegon, kata Febri, belum ditemukan kasus kematian murni karena obesitas. Namun, obesitas sendiri bisa menjadi pemicu timbulnya penyakit berbahaya yang bisa menyebabkan kematian.
“Belum ada kasus kematian murni karena obesitas, namun obesitas juga bisa menyebabkan penyakit kencing manis atau diabetes melitus. Penyakit jantung, dengan obesitas darah yang dipompa oleh jantung volumenya besar, dan penyakit lain,” ungkapnya.
Ia menghimbau warga agar memperbaiki pola hidup dan pola makan yang sehat.
“Pola hidup sehat, tidurnya teratur 8 jam. Aktivitas olahraga 30 menit setiap sehari, dan pola makan sayuran serta karbohidrat yang seimbang,” imbaunya.
Melalui Puskesmas yang ada di kecamatan-kecamatan, Febri juga melakukan sosialisasi dan skrining.
“Upaya pemerintah ini kita menyosialisasikan pengetahuan tentang penyakit tidak menular termasuk obesitas kepada masyarakat dan melakukan penjaringan seperti skrining ke masyarakat Cilegon,” pungkasnya. (*)
Reporter: Rajudin
Editor: Agus Priwandono











