LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Pelajar SMP berinisial AF (15), warga Desa Cihujan, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak, diduga menjadi korban penganiayaan oleh beberapa warga kampungnya pada 10 Juli 2023 lalu.
Pengianyaan dialami korban setelah dituduh maling. Korban tidak cuma mengalami luka, tapi juga mengalami trauma berat.
Paman korban bernama Agus mengungkapkan, saat ini kondisi AF mengalami trauma berat karena perlakuan beberapa warga yang diduga melakukan penganiayaan.
“Jadi korban ini kondisinya mengalami luka yakni pada bagian muka dan juga ada di kepala akibat pukulan yang dialaminya. Selain itu, pipi sebelah kanannya ada bekas sundutan rokok,” kata Agus, Rabu, 2 Agustus 2023.
Dijelaskannya, pasca kejadian tersebut, AF lebih banyak mengurung diri rumah dan tidak mau sekolah.
“Kondisinya trauma, jadi pergi ke sekolah enggak mau, untuk keluar rumah enggak mau. Jadi kondisinya korban merasa malu telah dituduh melakukan pencurian oleh warga,” ujarnya.
Lebih lanjut, Agus menyatakan bahwa kasus tersebut sudah dilaporkan kepada Polsek Cijaku.
“Kami sudah menempuh jalur hukum atas peristiwa penganiayaan yang dialami keponakan saya. Para pelaku penganiayaan juga telah dilaporkan kepada pihak berwajib,” ucapnya.
Kasatreskrim Polres Lebak, AKP Andi Kurniady mengatakan, saat ini korban sedang didampingi oleh UPTD PPA.
“Hari Senin kemarin UPTD PPA sudah melakukan trauma healing dan mendampingi korban untuk menjalani pemulihan,” katanya.
Ditambahkannya, terkait dengan kasus tersebut sudah masuk dalam tahap penyidikan.
“Untuk perkara itu sudah naik ke tahap penyidikan, untuk informasi selanjutnya akan kami sampaikan lagi,” ujarnya. (*)
Reporter: Nurandi
Editor: Agus Priwandono











