SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Banten Budi Darma S mengaku pihaknya sudah menindaklanjuti hasil temuan BPK RI Perwakilan Provinsi Banten terkait data duplikat penerima bantuan langsung tunai (BLT) dalam rangka kenaikan harga BBM.
Berdasarkan hasil verifikasi yang dilakukan Dinsos bersama Inspektorat, dari 4.309 data yang terindikasi duplikat, hanya 30 orang yang benar-benar ganda.
Ia menerangkan, duplikasi itu terjadi akibat keluarga penerima manfaat (KPM) itu diusulkan dari sumber yang berbeda. “Misalnya A yang merupakan pengemudi ojek online diusulkan oleh Kota Serang, tapi ternyata diusulkan juga oleh paguyuban,” ujar Budi kepada RADARBANTEN.CO.ID, Rabu, 2 Agustus 2023.
Kata dia, dengan waktu yang cukup singkat saat itu, pihaknya memang kesalahan untuk melakukan verifikasi. “Karena waktunya hanya 2 hari untuk verifikasi,” ungkapnya.
Dengan adanya temuan BPK ini, Budi mengaku pihaknya akan lebih cermat lagi untuk memvalidasi dan memverifikasi penerima bantuan sosial.
Reporter : Rostinah
Editor: Abdul Rozak











