CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon Nurrotul Uyun mendukung tenaga kerja honorer di Pemkot Cilegon.
Uyun secara tegas mendukung penuh agar honorer tetap menjadi bagian dari Pemkot Cilegon.
Ia menilai peran honorer sangat krusial dalam mendukung jalannya roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami mendukung penuh agar honorer tetap menjadi bagian dari pemerintah, salah satu bentuk dukungan kita memberikan dukungan ke pemerintah untuk menganggarkam anggaran kebutuhan honorer di 2024,” ujar Uyun.

Uyun juga mendukung upaya honorer menyampaikan aspirasi di kantor DPR RI Jakarta.
Ia menilai upaya menyampaikan aspirasi merupakan bagian dari hak masyarakat yang perlu didukung.
“Ketika ingin menyampaikam aspirasi kita berikan dukungan, dan berpesan agar menjaga sikap agar lancar dan tertib,” tuturnya.

Diektahui, DPRD Kota Cilegon menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan honorer di kantor DPRD Kota Cilegon, Rabu 2 Agustus 2023.
Dari unsur DPRD, rapat itu dihadiri oleh pimpinan dewan, diantaranya, Ketua DPRD Kota Cilegon Isro Miraj, Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon Nurrotul Uyun, serta perwakilan Komisi I, Komisi II, Komisi III, dan Komisi IV.
Dari unsur Pemkot Cilegon hadir Plt Asda II Aziz Setia Ade Putra, Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Joko Purwanto, Kepala Badan Pengelola Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Dana Sujaksani, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Wilastri Rahayu, serta sejumlah pejabat.
Dalam kesempatan itu honorer mendesak Pemkot dan dewan perjuangkan nasib honorer menjadi Aparatur Sipil Negera (ASN) atau Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Uyun pun mendukung jika pemkot memprioritaskan honorer yang telah lama mengabdi dalam pengangkatan ASN atau PPPK. (ADV)











