slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Lebak

Nelayan di Banten Selatan Keluhkan Larangan Ekspor Benur

Yusuf Permana by Yusuf Permana
06-08-2023 10:46:04
in Lebak
Nelayan di Banten Selatan Keluhkan Larangan Ekspor Benur

Dialog antara nelayan dengan Penggiat Budidaya Lobster Nusantara (PBLN) di Binuangeun, Desa Muara, Sabtu 5 Agustus 2023.

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

BANTEN, RADARBANTEN.CO.ID – Ratusan nelayan di pesisir pantai Banten Selatan tepatnya di  Desa Muara, Kecamatan Wanassalam, Kabupaten Lebak, Banten mengeluhkan akan kebijakan Pemerintah yang melarang ekspor benur atau benih bening lobster (BBL).

Mereka mencurahkan hal itu dalam dialog antara nelayan dengan Penggiat Budidaya Lobster Nusantara (PBLN) di Binuangeun, Desa Muara, Sabtu 5 Agustus 2023.

Baca Juga :

Polisi Gagalkan Penyelundupan 47 Ribu Benur Lobster dari Kota Serang ke Singapura

Ditreskrimsus Polda Banten dan LPSPL Lepasliarkan Ribuan Benih Lobster Hasil Sitaan

Antisipasi Penyelundupan Benur, Pengawasan di Pelabuhan Merak Diperketat

Bea Cukai Soekarno-Hatta dan Balai Besar Karantina Gagalkan Ekspor Ilegal Benih Lobster Senilai Rp26,5 Miliar

Siti,  istri salah satu nelayan, mengatakan,  kebijakan  larangan  ekspor benur itu telah membuat ekonomi keluarganya menjadi  terpuruk.  Sebab,  benur juga sebelumnya sudah menjadi sumber mata pencaharian keluarganya dan para nelayan lainnya.

“Kita nelayan bertumpu pada hasil laut.  Namun, hasil melaut kita yang diambil dengan keringat sendiri malah dianggap ilegal oleh Pemerintah, ” kata Siti dalam diskusi.

Siti mengungkapkan, perekonomian keluarganya sebetulnya sempat membaik saat mulai menangkap benur. Namun baru beberapa tahun bisa merasakan perekonomian keluarga meningkat, muncul larangan ekspor benur. Sehingga perekonomian keluarga kembali merosot.

“Kami ingin benur bisa kembali di jual,  karena ekonomi kita sebagai nelayan sendiri tidak stabil.  Karena hasil laut tidaklah bisa diperkirakan,” ucapnya.

Ia menyebut, para nelayan saat ini tidak bisa mengandalkan hasil laut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Cuaca yang tidak stabil membuat jumlah tangkapan ikan tak menentu. Sementara itu, benur jumlahnya lebih banyak dan lebih bernilai ekonomi tinggi. Namun larangan tersebut membuat mereka was-was setiap saat.

Kini, dirinya tidak berani lagi untuk menangkap benur,  sebab benur dianggap ilegal. Bahkan,  beberapa nelayan dan pengusaha sudah ditangkap oleh aparat.

“Kita ingin kebijakan yang diterapkan Pemerintah bisa lebih condong dan memihak kepada kita masyarakat ekonomi kecil, ” ungkapnya.

Sementara, Kepala Desa Muara, Ujang menuturkan, larangan ekspor benur ini sempat menimbulkan konflik antara warga dengan aparat.

“Tahun 2021 hampir dikerumuni massa. Karena menangkapnya di rumah, sehingga beliau (nelayan yang hendak ditangkap) berteriak. Massa datang dan mau berkelahi (dengan aparat). Saya turun juga, alhamdulillah dapat dicegah,” tuturnya.

Oleh karena itu, ia berharap pemerintah dapat meninjau kembali larangan ekspor benur. Selain itu, penting juga memberikan pelatihan dan menyediakan teknologi budidaya lobster yang mumpuni.

“Sehingga benur tidak mubazir karena mati oleh predator. Tentunya  yang kita inginkan ialah nelayan sejahtera, dan pemerintah pun dapat devisa,” pungkasnya.

Pertemuan yang digelar sejak pukul 08.00 WIB tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Lebak Bernard SP, Kapolsek Wanasalam AKP Suparja, para pejabat setempat, dan artis sekaligus pemerhati nelayan, Wulan Guritno.

Reporter : Yusuf Permana
Editor: Aas Arbi

Tags: benih lobsterBenurpenyelundupan benih lobster
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

LDII Banten Adakan Transplantasi Karang Bersama Kwarda dan Sakoda SPN dalam Menyambut Bulan Bakti

Next Post

Bertemu Presiden, Ini Agenda yang Dilaporkan DPP LDII

Related Posts

Polisi Gagalkan Penyelundupan 47 Ribu Benur Lobster dari Kota Serang ke Singapura
Hukum

Polisi Gagalkan Penyelundupan 47 Ribu Benur Lobster dari Kota Serang ke Singapura

by Fahmi
Jumat, 5 Juni 2026 08:28

Ilustrasi penyelundupan benur dari Kota Serang ke Singapura. (Foto: AI)

Read moreDetails

Ditreskrimsus Polda Banten dan LPSPL Lepasliarkan Ribuan Benih Lobster Hasil Sitaan

Antisipasi Penyelundupan Benur, Pengawasan di Pelabuhan Merak Diperketat

Bea Cukai Soekarno-Hatta dan Balai Besar Karantina Gagalkan Ekspor Ilegal Benih Lobster Senilai Rp26,5 Miliar

PBLN Minta Pemerintah Kaji Kembali Larangan Ekspor Benur

Penyelundupan Benih Lobster Rp 5,3 Miliar Berhasil Digagalkan Petugas Bandara Soekarno-Hatta

Polres Lebak Gagalkan Penyelundupan Baby Lobster Bernilai Ratusan Juta

Minibus Muatan Benih Lobster Ditinggalkan di Tol

Benur Senilai Rp2,5 Miliar Diamankan Polda Banten

Polairud Polda Banten Amankan 9.382 Benur di Lebak

Next Post
Bertemu Presiden, Ini Agenda yang Dilaporkan DPP LDII

Bertemu Presiden, Ini Agenda yang Dilaporkan DPP LDII

PBLN Minta Pemerintah Kaji Kembali Larangan Ekspor Benur

PBLN Minta Pemerintah Kaji Kembali Larangan Ekspor Benur

Meriahkan HUT RI ke-78, Pemkot Serang Bakal Bagikan 10 Juta Bendera Merah Putih

Meriahkan HUT RI ke-78, Pemkot Serang Bakal Bagikan 10 Juta Bendera Merah Putih

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Mantan Kepala BGN Ditahan, Kejari Pandeglang Awasi SPPG

Mantan Kepala BGN Ditahan, Kejari Pandeglang Awasi SPPG

Jumat, 5 Juni 2026 10:51
Penyidikan Kasus dr Richard Lee Rampung, Kejati Banten: Terancam Pidana 12 Tahun Penjara 

Penyidikan Kasus dr Richard Lee Rampung, Kejati Banten: Terancam Pidana 12 Tahun Penjara 

Jumat, 5 Juni 2026 10:43
Operasi Patuh Maung 2026 Bakal Digelar, Polda Banten dan Jajaran Utamakan Penindakan Lewat ETLE

Operasi Patuh Maung 2026 Bakal Digelar, Polda Banten dan Jajaran Utamakan Penindakan Lewat ETLE

Jumat, 5 Juni 2026 09:49
Perkuat Pendidikan Berstandar Global, Universitas Esa Unggul Resmikan International College di Global Innovation Hub

Perkuat Pendidikan Berstandar Global, Universitas Esa Unggul Resmikan International College di Global Innovation Hub

Jumat, 5 Juni 2026 09:39
Ditsamapta Polda Banten Perbaiki Jembatan Merah Putih, Kepedulian Polri terhadap Masyarakat

Ditsamapta Polda Banten Perbaiki Jembatan Merah Putih, Kepedulian Polri terhadap Masyarakat

Jumat, 5 Juni 2026 09:34
Duh! Sungai Cibanten Dipenuhi Sampah Lagi

Duh! Sungai Cibanten Dipenuhi Sampah Lagi

Jumat, 5 Juni 2026 09:20
Mantan Kepala BGN Ditahan, Kejari Pandeglang Awasi SPPG

Mantan Kepala BGN Ditahan, Kejari Pandeglang Awasi SPPG

Jumat, 5 Juni 2026 10:51
Penyidikan Kasus dr Richard Lee Rampung, Kejati Banten: Terancam Pidana 12 Tahun Penjara 

Penyidikan Kasus dr Richard Lee Rampung, Kejati Banten: Terancam Pidana 12 Tahun Penjara 

Jumat, 5 Juni 2026 10:43
Operasi Patuh Maung 2026 Bakal Digelar, Polda Banten dan Jajaran Utamakan Penindakan Lewat ETLE

Operasi Patuh Maung 2026 Bakal Digelar, Polda Banten dan Jajaran Utamakan Penindakan Lewat ETLE

Jumat, 5 Juni 2026 09:49
Perkuat Pendidikan Berstandar Global, Universitas Esa Unggul Resmikan International College di Global Innovation Hub

Perkuat Pendidikan Berstandar Global, Universitas Esa Unggul Resmikan International College di Global Innovation Hub

Jumat, 5 Juni 2026 09:39
Ditsamapta Polda Banten Perbaiki Jembatan Merah Putih, Kepedulian Polri terhadap Masyarakat

Ditsamapta Polda Banten Perbaiki Jembatan Merah Putih, Kepedulian Polri terhadap Masyarakat

Jumat, 5 Juni 2026 09:34
Duh! Sungai Cibanten Dipenuhi Sampah Lagi

Duh! Sungai Cibanten Dipenuhi Sampah Lagi

Jumat, 5 Juni 2026 09:20

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Mantan Kepala BGN Ditahan, Kejari Pandeglang Awasi SPPG

Mantan Kepala BGN Ditahan, Kejari Pandeglang Awasi SPPG

by Purnama Irawan
Jumat, 5 Juni 2026 10:51

Kasi Intelijen Kejari Pandeglang, Bangga Prahara, saat memimpin apel pagi di halaman Kejari Pandeglang.

Penyidikan Kasus dr Richard Lee Rampung, Kejati Banten: Terancam Pidana 12 Tahun Penjara 

Penyidikan Kasus dr Richard Lee Rampung, Kejati Banten: Terancam Pidana 12 Tahun Penjara 

by Fahmi
Jumat, 5 Juni 2026 10:43

dr Richard Lee saat dilimpahkan oleh penyidik Polda Metro Jaya kepada JPU Kejati Banten, Kamis, 4 Juni 2026. (Foto: Kejati...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak