TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Puluhan emak-emak perumahan Bukit Nisa Indah, Ciputat, Tangsel berunjuk rasa, Senin, 7 Agustus 2023. Mereka mengadang mobil pengeruk tanah yang sedang mengeruk cone block di jalan perumahan mereka.
Aksi puluhan emak-emak ini dilakukan memprotes Pemkot Tangsel yang ingin membangun jalan beton, padahal yang diinginkan mereka adalah perbaikan saluran drainase untuk menanggulangi banjir di perumahan mereka.
“Dulu kami ajukan perbaikan drainase saat Musrenbang (musyawarah rencana pembangunan-red). Makanya kami kaget, kok yang datang malah pengerukan jalan cone block untuk pembangunan jalan beton,” ujar Maya, warga RT 01.
Maya mengatakan, proses pembangunan jalan beton juga dilakukan terburu-buru dan tanpa koordinasi dengan warga. “Kami sebagai warga kaget, terkejut, tiba-tiba ada informasi betonisasi jalan kurang dari seminggu kepada kami,” jelasnya.
Menurut Maya, selama ini keluhan warga adalah terkait penanganan banjir yang kerap terjadi, namun sayangnya aspirasi mereka terwujud dalam bentuk kebijakan lain.
“Selama ini kami berharap penyelesaian di kompleks ini adalah banjir, kami merasa tidak ada masalah dengan jalan walaupun cone block, karena kebetulan cone block di kompleks ini sudah 40 tahun dan kualitasnya baik, kontraktornya orang Amerika,” ucapnya.
Menurut Maya, dengan adanya pembangunan jalan beton dikhawatirkan hanya akan menambah masalah banjir, sebab jalan yang dibeton tidak lagi mampu menyerap air, berbeda dengan jalan cone block yang masih mampu menyerap air.
“Kita bukan menolak atau tidak mendukung program pemerintah, tapi kami perlu kejelasan dari awal, kalau cone block, kan ada resapan air, tapi kalau betonisasi, kan tidak ada resapan air. Apa mereka mau bertanggung jawab? Pokoknya kita mempertahankan cone block kita ini,” tegasnya.
Sementara itu Ketua RT 1 Iwan mengatakan, Pemkot Tangsel seharusnya memperbaiki saluran drainase terlebih dahulu, sebab air yang meluap akibat rusaknya saluran drainase masuk ke rumah-rumah warga.
“Volume air dari kampung belakang, dari jalan raya dan dari turunan Gang Sukma, masuk ke perempatan. Harusnya saluran air dulu diberesi,” ungkap Iwan.
Menurut Iwan, dirinya tidak habis pikir Pemkot Tangsel gagal memahami aspirasi warga. Ia menegaskan yang dibutuhkan warga adalah perbaikan saluran drainase, justru yang dibangun jalan beton.
“Justru itu, jalan cone block ini udah bagus buat serapan air, kenapa harus dibangun jalan beton,” tandasnya.
Reporter: Syaiful Adha
Editor : Aas Arbi











