PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Kabupaten Pandeglang mencetak Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) atau Linmas tangguh menghadapi bencana di Kabupaten Pandeglang. Satlinmas merupakan jajaran keamanan pertama turun langsung ke masyarakat yang biasanya membantu Kepala Desa setempat.
Tugas Satlinmas seperti yang tertuang dalam Permendagri Nomor 84 Tahun 2014 antara lain membantu dalam penanggulangan bencana, membantu keamanan, ketenteraman dan ketertiban masyarakat, membantu dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, membantu penanganan ketenteraman, ketertiban dan keamanan dalam penyelenggaraan pemilu, dan membantu upaya pertahanan negara.
Oleh karenanya, BPBDPK Kabupaten Pandeglang mencetak Satlinmas Tangguh Bencana dengan mengikutsertakannya mengikuti Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana kepada Linmas (Perlindungan Masyarakat) di Kabupaten Pandeglang.
Kepala Pelaksana BPBDPK Kabupaten Pandeglang Atang Suhana mengatakan, pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana sebagai upaya memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada Linmas dalam pencegahan, penanganan dan mitigasi bencana.
“Linmas harus memahami bagaimana cara mencegah dan menghadapi bencana. Karena mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat, jadi siap dan sigap menghadapi bencana,” katanya, di Kabupaten Pandeglang, Rabu, 9 Agustus 2023.
Atang berharap dengan adanya pelatihan ini seluruh anggota Linmas menjadi garda terdepan dalam mencegah dan mitigasi bencana di tengah-tengah masyarakat.
“Linmas menjadi siap siaga dan tangguh dalam menghadapi bencana,” katanya.
Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan Kabupaten Pandeglang termasuk daerah yang rawan bencana.
“Oleh sebab itu pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana sangat dibutuhkan agar masyarakat mengetahui cara menghadapi dan mencegah bencana. Adanya peran serta Linmas diharapkan dapat memperkecil dampak terhadap resiko bencana,” katanya.
Bupati Irna mengucapkan, terima kasih atas dedikasi dan kesiap siagaan para Linmas dalam mitigasi bencana di Kabupaten Pandeglang. Kehadiran Linmas, banyak membantu tugas pemerintah.
“Pandeglang masuk dalam daerah rawan bencana. Untuk itu, saya mengajak seluruh komponen harus bisa memitigasi bencana sedini mungkin,” katanya.
Salah satu anggota Satlinmas Desa Banyu Mekar, Kecamatan Labuan Satim mengapresiasi kegiatan pelatihan.
“Melalui pelatihan ini tentunya akan membuat anggota Linmas semakin tangguh dalam memitigasi bencana. Karena diberikan pelatihan yang dimulai dari manajemen bencana, dapur umum, kedaruratan, bongkar pasang tenda, Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K), prinsip dasar penanggulangan bencana, pencegahan mitigasi dan kesiap siagaan, dan simulasi pemetaan pra bencana,” katanya
Satim mengaku, kalau dirinya sangat senang ikut pelatihan ini. Sebab banyak ilmu yang didapat dalam menghadapi bencana.
“Kami diajarkan cara memitigasi bencana. Salah satunya apabila terjadi bencana tsunami harus segera menginformasikan kepada warga untuk segera lari ke jalur evakuasi,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Aas Arbi











