slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Kabupaten Serang

Warga Bongkar Rumah Mantan Kepala Desa di Ciomas

Ahmad Rizal Ramdhani by Ahmad Rizal Ramdhani
17-08-2023 20:43:33
in Kabupaten Serang
Warga Bongkar Rumah Mantan Kepala Desa di Ciomas

Rumah Jaro Baha di Kampung Pabuaran, Desa Lebak, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang, setelah dibongkar warga.

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Warga Desa Lebak, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang membongkar rumah mantan kepala desanya bernama Baha di Kampung Pabuaran, Desa Lebak.

Meski sempat menjabat selama dua periode dari 2007 hingga 2019, kondisi rumahnya memprihatinkan.

Baca Juga :

Merawat Tradisi, Padepokan Godam Denok Ulas 2.500 Golok Ciomas

Pemkab Tangerang Bakal Aktifkan Kembali Program Jumat Bersih

Peringati Hari Lahir Pancasila di Pandeglang, Bupati Dewi Ungkapkan Hal Ini

12 Hektare Lahan di Kabupaten Serang Masuk Kategori Lahan Kritis

Hal tersebut terjadi karena rumah milik Jaro Baha, panggilan akrab masyarakat, sudah lapuk dimakan usia.

Warga pun kemudian berinisiatif memperbaiki bagian dapur rumah Jaro Baha yang sudah memiliki tembok agar atapnya kuat dan dapat menjadi tempat untuk beristirahat. Sementara bagian depan dan juga ruang tamunya dibiarkan rata dengan tanah.

Kondisi rumah yang terbuat dari kayu dan juga bambu tersebut juga sudah sangat memprihatinkan. Kondisi atap sudah banyak yang jebol, lantai kayu yang sudah lapuk, tiang penyangga atap yang sudah keropos dan yang paling parah ialah banyaknya genteng yang berjatuhan.

Melihat kondisi tersebut, warga kemudian berinisiatif untuk membantu membongkar rumah pria yang memiliki nama asli Saefudin itu agar tidak menimbulkan korban jiwa karena ada beberapa anak kecil yang tinggal di rumah tersebut.

Berdasarkan hasil obrolan jurnalis RADARBANTEN.CO.ID, rumah milik Saefudin tersebut memang kondisinya sudah mulai rusak jauh sebelum ia menjabat sebagai kepala desa.

“Dari tahun 1976 dulu baru sempat direhab. Sampai dengan sekarang ini baru dibongkar dan rencananya diperbaiki seadanya. Kemarin ada sekitar 40 orang lebih yang ikut membantu membongkar rumah ini. Itu kalau tidak stop terus berdatangan,” katanya saat ditemui di kediamannya, Kamis 17 Agustus 2023.

Jaro Baha mengaku dapat sedikit memperbaiki rumahnya tersebut berkat bantuan masyarakat yang ada di lingkungannya. Termasuk bahan baku, seperti kayu, bambu dan pasir.

“Ini juga dibongkar dan mau dibangun lagi berkat adanya bantuan dari masyarakat yang menyumbangkan pohon kelapa dan juga bambu-bambu, bahkan pasir untuk pembangunan,” jelasnya.

Bahkan, bukan hanya membantu dari segi material, banyak juga warga yang secara sukarela untuk membantunya kembali membangun istana kecilnya secara sukarela.

“Saat ini yang bekerja membantu membangun rumah mereka sukarela karena saya gak sanggup untuk membayar. Karena untuk makan aja susah,” katanya.

Ia merasa bersyukur karena banyak orang yang perduli memberikan sumbangsih untuk membantu pembangunan rumahnya yang diisi oleh sebanyak 11 orang.

Kondisi Rumah Jaro Baha sebelum dibongkar warga.

Saat menjabat sebagai kepala desa, ia sebenarnya sudah memiliki niatan untuk membangun rumahnya itu karena kondisinya sudah rusak. Namun karena ketiadaan biaya ia menunda niatannya itu.

“Kondisi rumah sudah rusak dari dulu, sudah kumuh semenjak jadi kepala desa juga. Sudah kumuh karena tidak ada uang untuk merehab, ya mau bagaimana,” tegasnya.

Meskipun saat itu ia memiliki kuasa untuk menggunakan dana desa, atau mengalokasikan program pemerintah untuk kepentingan pribadi, ia tidak memiliki niatan sedikit pun untuk menggunakan hal tersebut.

“Kalau yang berpikir materialistis pasti akan mempertanyakan kenapa bisa kepala desa dua periode tinggal di rumah seperti ini, tetapi yang berpikir jernih ya bisa saja,” jelasnya.

Menurutnya menjadi seorang kepala desa bukanlah untuk memperkaya diri sendiri dan juga sebagai tempat untuk memuaskan nafsu. Menjadi seorang kepala desa adalah untuk mengabdi kepada masyarakat.

“Kepala desa bukanlah untuk memperkaya diri sendiri, melainkan tempat pengabdian. Kalau tidak punya niatan baik untuk menjadi kepala desa mending usaha saja yang bener, karena di desa itu lebih besar pasak dari pada tiang,” jelasnya.

Ia pun menceritakan asal mula dirinya bisa menjadi seorang kepala desa di Desa Lebak. Saat itu dirinya tidak mengeluarkan biaya sepeser pun untuk pencalonan lantaran memang tidak memiliki biaya.

“Saya sudah diminta oleh masyarakat sejak dulu untuk mencalonkan diri menjadi kepala desa, tapi baru 2007 itulah saya menerima permintaan masyarakat untuk nyalon. Alhamdulillah menang, bahkan mitos kepala desa Lebak tidak bisa dua periode pun bisa terpecahkan,” ungkapnya.

Dahulu, kondisi Desa Lebak sangat amat memperihatinkan. Mulai dari kondisi infrastruktur jalan yang rusak parah, kesulitan air bersih hingga tidak memiliki kantor desa untuk melaksanakan tugas negara.

Pada saat ia menjabat sebagai kepala desa, ia mulai memecahkan satu demi satu masalah yang ada di desanya, mulai dari infrastruktur jalan, kantor desa hingga dengan permasalahan air.

“Sekarang alhamdulillah kantor desa sudah ada, jalan sudah bagus, bahkan sudah ada pipanisasi untuk memecahkan permasalahan kesulitan air,” jelasnya.

Ia merasa bersyukur karena sudah menjalankan tugas kepala desa dengan selamat dan tanpa adanya permasalahan. Saat ini aktifitasnya diisi dengan kegiatan-kegiatan keagamaan, seperti mengisi pengajian dan lain sebagainya.

Ia berpesan kepada para kepala desa yang masih menjabat untuk memiliki niatan baik dalam menjalankan roda pemerintahan di desa dan menjadikan jabatannya sebagai tempat pengabdian.

“Tergantung kemauan kepala desa, kalau good Will-nya ada, political will-nya ada, akan terealisasi. Kepada kepala desa yang ada di seluruh Indonesia mengabdi hanya untuk Allah, jadi kepala desa itu bukan tempat untuk mencari keuntungan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor : Aas Arbi

Tags: budaya gotong-royongDesa LebakGotong-royongkecamatan ciomas
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Pengendara Motor Tewas Mengenaskan Setelah Terlindas Truk di Curug Kota Serang

Next Post

Gelar Upacara HUT RI, LDII Kota Serang Ajak Warga Berpartisipasi Aktif Dalam Pembangunan

Related Posts

Kabupaten Serang

Merawat Tradisi, Padepokan Godam Denok Ulas 2.500 Golok Ciomas

by Ahmad Rizal Ramdhani
Minggu, 7 September 2025 17:30

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID,- Padepokan Godam Denok, yang berafa di Kampung Cihujan, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang kembali melakukan tradisi tahunan yakni pengulasann...

Read moreDetails

Pemkab Tangerang Bakal Aktifkan Kembali Program Jumat Bersih

Peringati Hari Lahir Pancasila di Pandeglang, Bupati Dewi Ungkapkan Hal Ini

12 Hektare Lahan di Kabupaten Serang Masuk Kategori Lahan Kritis

Puluhan Tahun Tak Direspon, Relawan Bangun Jembatan Cibitung

Pilkada Kabupaten Serang, Gerindra Sebut Rekomendasi Zakiyah-Najib Segera Keluar

Dapat Dukungan dari Tujuh Parpol di Pilkada Kabupaten Serang, Begini Kata Najib Hamas

Barisan Perempuan PKS Kabupaten Serang Berkumpul, Siap Menangkan Najib Hamas

Komnas PA Beri Bantuan untuk Keluarga Bocah yang Dibunuh Ayah Kandung

Pendampingan Psikolog untuk Ibu Korban Pembunuhan di Ciomas

Next Post
Gelar Upacara HUT RI, LDII Kota Serang Ajak Warga Berpartisipasi Aktif Dalam Pembangunan

Gelar Upacara HUT RI, LDII Kota Serang Ajak Warga Berpartisipasi Aktif Dalam Pembangunan

Pegawai Kemenag Banten Kompak Pakai Baju Adat Saat Upacara HUT RI

Pegawai Kemenag Banten Kompak Pakai Baju Adat Saat Upacara HUT RI

Dampak Polusi Udara dan Pencegahannya

Dampak Polusi Udara dan Pencegahannya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Korban Meninggal Dunia Kecelakaan Maut Mobil Pejabat di Pandeglang Bertambah Jadi 2 Orang

Jumat, 1 Mei 2026 19:15

Dewan Minta Raperda Percepatan Pembangunan Puspemkab Serang Segera Disempurnakan

Jumat, 1 Mei 2026 18:43

Laporan Pertanggungjawaban Gubernur Banten 2025, DPRD Beri 21 Catatan

Jumat, 1 Mei 2026 17:46

DPRD Kabupaten Serang Minta Bank Banten Tingkatkan Kepercayaan Publik

Jumat, 1 Mei 2026 17:46

Wacana Penghapusan Prodi Disorot, Akademisi: Kampus Bukan Pabrik Tenaga Kerja

Jumat, 1 Mei 2026 17:45

Belum Lengkap, Kejari Lebak Kembalikan Berkas Perkara Wanita Sumpah Injak Alquran

Jumat, 1 Mei 2026 17:43

Korban Meninggal Dunia Kecelakaan Maut Mobil Pejabat di Pandeglang Bertambah Jadi 2 Orang

Jumat, 1 Mei 2026 19:15

Dewan Minta Raperda Percepatan Pembangunan Puspemkab Serang Segera Disempurnakan

Jumat, 1 Mei 2026 18:43

Laporan Pertanggungjawaban Gubernur Banten 2025, DPRD Beri 21 Catatan

Jumat, 1 Mei 2026 17:46

DPRD Kabupaten Serang Minta Bank Banten Tingkatkan Kepercayaan Publik

Jumat, 1 Mei 2026 17:46

Wacana Penghapusan Prodi Disorot, Akademisi: Kampus Bukan Pabrik Tenaga Kerja

Jumat, 1 Mei 2026 17:45

Belum Lengkap, Kejari Lebak Kembalikan Berkas Perkara Wanita Sumpah Injak Alquran

Jumat, 1 Mei 2026 17:43

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Korban Meninggal Dunia Kecelakaan Maut Mobil Pejabat di Pandeglang Bertambah Jadi 2 Orang

by Moch. Madani Prasetia
Jumat, 1 Mei 2026 19:15

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut mobil Kijang Innova yang dikemudikan Kepala DPMPTSP Pandeglang, Ahmad Mursidi,...

Dewan Minta Raperda Percepatan Pembangunan Puspemkab Serang Segera Disempurnakan

by Ahmad Rizal Ramdhani
Jumat, 1 Mei 2026 18:43

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serang meminta agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang segera melakukan pembahasan dengan...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak