SERANG, RADARBANTEN.CO.ID- Ribuan Warga RW 01,Desa Sukasari, Kecamatan Tunjungteja, Kabupaten Serang antusias menyambut kedatangan tim juri Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) Kabupaten Serang 2023.
Tim juri 03 LKBA yang memberikan penilaian pun tampak takjub dengan kekompakan masyarakat. Bahkan mereka mengacungi jempol atas partisipasi masyarakat yang begitu kompak.
Pantauan di lokasi, terlihat mulai dari pintu masuk gang hingga ke dalam ujung lingkungan tersebut tampak terlihat ribuan warga yang dari anak-anak hingga orangtua begitu antusias mengiringi tim juri LKBA saat melakukan penilaian.
Warga RW 01 sendiri meliputi enam RT yang mana pada gelaran LKBA tahun ini menata rapi lingkungannya mulai dari memasang pagar bambu di sepanjang jalan, menanam tanaman obat keluarga atau toga, menanam bunga-bunga hias di setiap masing-masing rumah, membuat taman bermain anak-anak, memiliki taman baca hingga menyulap lahan kosong menjadi kebun sayuran.
Selain menata rapi lingkungan, warga RW 01 ini juga melengkapi peralatan pos rinda yang ada di setiap masing-masing RT. Mulai dari alat pemadam kebakaran, kentongan, senter, jadwal siskamling terpasang dan perlengkapan yang lainya.
Tidak hanya menilai penataan lingkungan, tim juri 3 LKBA juga menilai potensi-potensi yang ada di Desa Sukasari, seperti halnya pelaku usaha UMKM yang begitu banyak dan beragam di desa tersebut.
Salah seorang tim juri Ari Rachimtakari mengatakan, pihaknya mengapresiasi atas antusias masyarakat yang begitu kompak dalam keikutsertaan, serta menata kampung pada perlombaan LKBA.
“Sudah sangat bagus, seluruh RT berpartisipasi semua masyarakat ikut serta menyambut tim juri, sangat bagus sekali,” katanya Minggu 3 September 2023.
Selain itu Ari juga berpesan kepada warga agar kekompakan seperti ini dapat dijaga dan ditularkan ke masyarakat lainnya. Ia pun meminta agar penataan yang sudah dilakukan dapat dirawat serta dapat ditingkatkan kembali.
“Semoga nantinya bisa ikut dalam even yang lebih tinggi seperti tingkat Provinsi,” pungkasnya.
Sementara itu kepala Desa Sukasari Nano Bayu Laksono mengucapkan terimakasih kepada tim juri LKBA yang sudah menilai di lingkungannya. Selain itu pihaknya juga berterima kasih terhadap warga yang begitu antusias serta kompak dalam menata lingkungan demi menjadi yang terbaik dalam berkompetisi di LKBA.
“Alhamdulillah partisipasi masyarakatnya tinggi. Sejak awal kita saat bermusyawarah untuk LKBA masyarakat sangat antusias untuk menata lingkungannya. Akhirnya puncaknya saat ini ketika penilaian,” katanya.
Selain itu Nano juga mengaku, sejak adanya program LKBA budaya gotong-royong di masyarakat untuk menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan semakin meningkat.
“Untuk penataan lingkungan, lingkungan bersih dan partisipasi masyarakat. Alhamdulillah untuk gotong royong mulai tumbuh kembali,” jelasnya.
Ia pun berharap dari penataan yang sudah dilakukan oleh warga ini semoga mendapatkan nilai yang maksimal. Selain itu, ia juga berharap kepada warganya agar kekompakan ini terus berjalan terutama dalam bergotong-royong.
“Mudah-mudahan bisa menjadi juara pada tahun ini. Saya merespon baik pemerintah daerah mengadakan LKBA, saya sebagai kepala desa merasa terbantu untuk membenahi lingkungan. Ada motivasi tinggi dari masyarakat,” pungkasnya. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Aditya











