TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Pemkot Tangsel akan mengalifungsikan bus Trans Anggrek menjadi bus khusus antar jemput anak sekolah. Upaya ini dilakukam guna menekan polusi udara di Tangsel karena gas buang kendaraan.
Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengatakan, pihaknya juga akan mengembangkan layanan transportasi massal di Tangsel. Polusi udara di Tangsel telah men-trigger Pemkot Tangsel membangun ulang layanan transportasi publik.
“Sekarang Pemkot Tangsel telah mempersiapkan transportasi publik, salah satunya bus Trans Anggrek kita fungsikan sebagai bus antar jemput anak sekolah gratis atau bus sekolah. Jika berhasil tahun depan kita anggarkan,” ujar Pilar, Selasa, 5 September 2023.
Pilar mengatakan, pihaknya tahun ini sedang mempersiapkan dan mengkaji transportasi publik lainnya dengan menyediakan 34 trayek, bekerja sama dengan pihak swasta.
“Ya mudah-mudahan semuanya bisa dimulai tahun ini dan diteruskan di tahun depan,” ujar Pilar.
Pilar meminta masyarakat Tangsel untuk mendukung program transportasi publik yang sedang dibangun dengan mau naik transportasi publik dan meninggalkan kendaraan pribadi, demi mengurangi tingkat polusi udara di Tangsel.
“Tolong didukung program penanganan isu lingkungan, jangan kita abai memikirkan diri sendiri tapi dampaknya berbahaya bagi anak kita,” ungkap Pilar.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Tangsel Chaerudin mengatakan, uji coba bus Trans Anggrek sudah dilakukan. Saat ini tiga bus telah disiapkan untuk melayani dua trayek.
Untuk rute pertama, bus akan melewati ruas jalan mulai dari Kecamatan Serpong Utara – Jalan Villa Melati Mas- Jalan Pahlawan Seribu – Jalan Letnan Sutopo – Jalan Boulevard BSD Timur – Jalan Anggrek Loka – Jalan Anggrek Ungu – Jalan Angsana – Jalan Pusaka Kencana – Jalan Artowijoyo – Jalan Wana Kencana – Tandon Ciater.
Sedangkan untuk rute kedua, melintasi Kantor Kecamatan Serpong Utara – Jalan Melati 1 – Jalan Villa Melati Mas Raya – Jalan Pahlawan Seribu – Jalan Letnan Sutopo – Jalan Ciater Raya – Jalan Benda Raya – Jalan Parakan, Pamulang.
“Kami juga sudah lakukan sosialisasi kepada sekolah-sekolah. Program ini selain untuk menekan polusi udara juga pengurangi kepadatan lalu lintas di Tangsel,” tandasnya.
Reporter: Syaiful Adha
Editor : Aas Arbi











