SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Dua pelaku pencurian sepeda motor babak belur dihakimi warga di depan Halte Pakupatan, Kelurahan Panancangan, Kecamatan Cipocokjaya, Kota Serang, Minggu malam 10 September 2023.
Menurut warga Denis Briyan Kusuma, kedua maling motor tersebut ditangkap warga sekitar pukul 22.30 WIB. Warga yang kesal dengan perbuatan kedua pelaku lantas memukuli keduanya.
“Kejadiannya sekitar jam setengah 11 malam, kebetulan saya lagi melintas di lokasi dan melihat banyak warga,” ujar Denis, Senin 11 September 2023.
Awalnya Denis menduga, keramaian warga tersebut disebabkan oleh kecelakaan lalu lintas. Namun, setelah mendekat, ia melihat dua pelaku pencurian sepeda motor sudah terkepung dan dipukuli warga.
“Awalnya saya pikir ada kecelakaan, pas saat mendekat ke lokasi saya melihat ada maling yang ditangkap. Ada dua orang pelakunya,” kata pria yang sehari-hari bekerja sebagai ojek online (ojol) ini.
Denis mengaku, ia tidak mengetahui kronologi kasus pencurian tersebut. Namun berdasarkan informasi yang dia terima, kedua pelaku tersebut diteriaki maling oleh korbannya dan dicegat oleh warga sekitar.
“Informasi dari warga pelaku tersebut dikejar sama korbannya dan diteriaki maling,” ungkap Denis.
Saat ditangkap dan dipukuli warga, kedua pelaku memelas meminta ampun. Sejumlah warga yang iba dengan kondisi kedua pelaku lantas mencoba menenangkan warga lainnya dan melapor ke polisi.
Petugas kepolisian yang menerima informasi tersebut lantas mendatangi lokasi dan mengamankan kedua pelaku dari kerumunan warga. “Semalam itu ada polisi yang datang dan mengamankan kedua pelaku,” ujar Denis.
Kapolsek Cipocokjaya Kompol Eddi Susanto saat dikonfirmasi membenarkan adanya pelaku maling motor yang ditangkap. Kedua pelaku tersebut saat ini telah diserahkan anggota Polsek Cipocokjaya ke Polsek Cikupa, Kabupaten Tangerang.
Penyerahan kedua maling motor tersebut karena kejadian pencuriannya berada di wilayah hukum Polsek Cikupa. “TKP (tempat kejadian perkara) Cikupa, sudah diserahkan ke Polsek Cikupa, pelaku ditemukan oleh korbannya sendiri,” tutur Eddi (*)
Reporter: Fahmi
Editor: Agung S Pambudi











