PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID-Tantangan serius melanda sejumlah lahan pertanian di Gunung Karang. Tepatnya di Kampung Pasir Peutey, Desa Pasir Peutey, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang. Kekeringan yang dialami saat ini adalah dampak dari fenomena El Nino .
Salah seorang petani, Ikbal mengatakan bahwa kondisi ini menyebabkan tanaman palawija, khususnya tanaman cabai yang baru ditanam selama dua bulan, mulai layu dan mengalami kekeringan karena kekurangan pasokan air.
Biasanya, para petani menggunakan selang untuk menyiram tanaman cabai. Namun, dengan ketersediaan air yang sangat terbatas, mereka hanya bisa menyiram tanaman dengan satu gelas air. Dan ini tidak mencukupi.
“Paling kami menyiram tanaman seadanya, hanya menuangkan satu gelas demi satu gelas,” tambahnya.
Ikbal juga mengungkapkan dampak serius dari fenomena El Nino ini tanaman cabai yang dia tanam berisiko gagal panen hingga mencapai 50 persen.
“Efeknya adalah tanaman menjadi layu, daun-daunnya gugur dan mengering, serta proses pembuahan tidak berjalan normal,” tutur Ikbal.
Dalam situasi yang mendesak ini, Ikbal dan petani lainnya berharap agar pemerintah daerah dapat memberikan bantuan berupa air untuk keperluan menyiram tanaman pertanian tersebut.
“Kami berharap bahwa ada stok air atau tempat penyimpanan air yang dapat digunakan untuk menyiram tanaman, terutama bagi petani di daerah Gunung Karang ini, karena di sini hujan belum turun,” pungkasnya. (*)
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Agung S Pambudi











