Sementara itu, Kepala Desa Ahmad Tobri mengatakan jika saat ini ada sebanyak 985 Kepala Keluarga (KK) di desanya yang mengalami kesulitan air bersih sejak dua bulan terakhir.
“Ada 985 kk tanpa terkecuali, semua terdampak karena PDAM sudah tidak mengalir dan kebetulan sekarang musim kemarau, jadi semua kena imbasnya,” jelasnya.
Ia bersyukur karena bantuan untuk akses air bersih sudah tiba sejak dua bulan terakhir ketika dampak kekeringan mulai semakin parah.
“Kekeringan sudah 4 bulan, diperparah saat air dari PDAM tidak mengalir dua bulan terakhir kalau PDAM jalan kita ga terlalu terdampak. Untuk cuci Biasanya dari sumur, cuma sekarang sudah kering juga makanya pada beli ada yang jual biasanya langsung habis,” pungkasnya. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agung S Pambudi











