Meski demikian, untuk mengeluarkan status kebijakan tersebut, kata Nanang, harus melihat aspek hukum, sosial hingga ekonominya.
“Dan kalau memang harus dibuat Kebijakan, tolong perhatikan aspek hukum, sosial, ekonomi dan politisnya. Sehingga nantinya bisa diambil sikap oleh OPD sesuai dengan tupoksi nya,” ujarnya.
Berdasarkan catatan dari BPBD Kota Serang, kekeringan saat ini sudah meluas hingga lima kecamatan dan 27 lingkungan atau desa terdampak krisis air bersih.
Sementara Asda II Kota Serang Yudi Suryadi mengatakan, untuk menindak lanjuti dampak dari El Nino di Kota Serang, perlu adanya kerja sama dan sinergitas antar OPD di Lingkungan Pemkot Serang.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak membakar sampah atau rumput kering sembarangan, yang dapat menimbulkan kebakaran.
“Informasi dari BMKG dampak dari El Nino ini akan berlangsung sampai akhir November. Oleh karena itu, berpesan kepada seluruh masyarakat agar tidak membakar sampah atau rumput kering sembarangan,” katanya.
“Karena sedikit tersulut pasti terjadi kebakaran. Hari ini sering terjadi kebakaran, rumput kering dan alang-alang. Tidak lagi ada pembakaran di lapangan,” tambahnya.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Abdul Rozak











