SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Lima dari delapan kepala daerah kabupaten/kota di Provinsi Banten tidak hadir dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Banten HUT ke 23 Provinsi Banten di gedung DPRD Provinsi Banten, KP3B, Rabu, 4 Oktober 2023.
Kelimanya adalah Walikota Serang Syafrudin, Walikota Cilegon Helldy Agustian, Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya, Bupati Pandeglang Irna Narulita, dan Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie.
Kehadiran kelimanya diwakili oleh para pejabat pemerintah daerah masing-masing. Padahal, dalam agenda rapat paripurna istimewa tersebut, delapan Bupati dan Walikota itu bakal menerima penghargaan dari Pj Gubernur Banten Al Muktabar.
Sementara tiga kepala daerah lain yang hadir yaitu Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, Walikota Tangerang Arief R Wismansyah, dan Pj Bupati Tangerang Andi Ony Prihartono.
Akademisi Unsera Ahmad Sururi menegaskan, ke depan harus ada komitmen dari leadership Pj Gubernur Banten dan kepala daerah kabupaten/kota yang siap mengayomi ASN dan masyarakat, serta fokus, dan total terhadap program-program pembangunan (tidak politis), sehingga dapat menjadi super tim bukan one man show.
Selain itu, lanjutnya, kolaborasi Pj Gubernur dan kepala daerah kabupaten/kota menjadi kata kunci super tim. Namun, dari delapan kepala daerah kabupaten/kota di Banten hanya tiga yang datang pada perayaan HUT ke 23 Provinsi Banten.
“Ketidakhadiran lima kepala daerah kabupaten/kota pada moment HUT 23 Banten menjadi kartu mati kolaborasi dan ini tidak boleh terjadi,” tegas Sururi.
Reporter: Rostinah
Editor: Abdul Rozak











