SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Momen haru terjadi saat pelaksanaan rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serang terkait jawaban fraksi-fraksi atas pendapat Bupati Serang Terhadap Raperda APBD tahun anggaran 2024.
Momen haru tersebut terjadi saat Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menyampaikan sambutannya di depan para anggota dewan. Tangis Tatu pecah saat mengucapkan belasungkawa dan penghormatan terakhirnya untuk Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa.
Sebelumnya, Tatu sempat terdiam sejenak saat hendak mengucapkan belasungkawa. Saat itu nada bicara dan intonasinya langsung berubah. Bahkan bergetar saat mengingat sosok yang menemaninya selama ini memimpin Kabupaten Serang.
Dalam sambutannya itu, Tatu menyampaikan permohonan maaf untuk almarhum Pandji Tirtayasa agar seluruh tamu undangan yang hadir dalam rapat paripurna dapat memaafkan segala kesalahannya.
“Saya meminta pintu maaf untuk almarhum Bapak Drs Pandji Tirtayasa selaku Wakil Bupati Serang yang telah menghadap kepada Allah Subhanahu Wataala pada Rabu sore tanggal 27 September 2023,” katanya, Kamis 5 Oktober 2023.
Ia mengatakan, kepergian almarhum memberikan luka yang sangat mendalam bagi dirinya dan banyak pihak yang ada di Kabupaten Serang. Untuk itu ia memohon kepada seluruh tamu undangan untuk memanjatkan do’a terbaiknya untuk almarhum.
“Kami mohon didoakan untuk almarhum, semoga almarhum diterima iman islamnya, diampuni semua salah dan khilaf nya, diterima semua amal ibadahnya, dan semoga almarhum dimasukan ke dalam surga-Nya Allah Subhanahu wataala,” pungkasnya.
Diketahui, Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa meninggal dunia pada Rabu 27 September 2023. Pandji meninggal dunia pada pukul 16.50 WIB di RS Siloam.
Pandji meninggal setelah melawan penyakit dalam yang dideritanya. Pandji diketahui sudah sakit parah sejak beberapa bulan lalu dan sudah tidak masuk kerja. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Abdul Rozak











