SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu melakukan kunjungan kerja ke DPRD Banten. Mereka disambut oleh Komisi V DPRD Banten di ruang komisi V DPRD Banten, Kota Serang, Kamis 5 Oktober 2023.
Dalam menerima kunjungan kerja ini Ketua Komisi V, Yeremia Mendrofa didampingi oleh anggotanya Heri Handoko dan Anda Suhanda, serta menghadirkan Dinas Kesehatan Provinsi Banten.
Yeremia mengatakan, kunjungan kerja anggota DPRD Bengkulu ini dilakukan karena ingin meniru konsep program Universal Health Coverage (UHC).
“Rekan-rekan dari Bengkulu berdiskusi terkait UHC tersebut yang berjalan di wilayah Provinsi Banten termasuk dengan program peningkatan pelayanan kesehatan lainnya seperti Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) bagi yang tidak punya BPJS agar dapat berobat di RSUD milik Provinsi yaitu RSUD Banten dan RSUD Malingping,” ujar Yeremia.
Yeremi menuturkan bahwa di Provinsi Banten ada program berobat gratis yang dimulai pada 2017 pada masa kepemimpinan Gubernur WH-Andika yang masih dijalankan hingga sekarang.
Untuk SKTM di Banten berlaku pada seluruh delapan kabupaten/kota se-Provinsi Banten. Namun saat ini seluruh jaminan kesehatan harus menggunakan JKN, adapun pengecualian yang dapat diterima adalah dengan ketentuan yang berlaku pada rumah sakit tertentu.
Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan bahwa Komisi V DPRD Banten sangat concern dengan mitra kerjanya, ia juga menyebutkan angka stunting yang semula 24 persen turun menjadi 20 persen.
“Sekedar informasi, Komisi V sangat concern dengan mitra kerjanya, dengan penurunan angka stunting yang semula 24 persen turun ke 20 persen serta target tahun depan menjadi 14 persen,” ujarnya.
Anggota Komisi V DPRD Banten, Heri Handoko menambahkan bahwa rumah sakit milik Provinsi Banten saat ini mulai mengutamakan untuk memberikan pelayanan terlebih dahulu kepada pasien meski pun SKTM masih dalam proses pembuatan, hal ini merupakan salah satu bentuk positif untuk melayani masyarakat.
“Positifnya rumah sakit milik Provinsi Banten ini bisa memberikan pelayanan kepada pasien meski pun SKTM masih belum jadi,” pungkasnya.
Reporter: Yusuf Permana
Editor: Aditya











