SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kapolresta Serang Kota, Kombes Sofwan Hermanto membesuk dua orang aktivis mahasiswa yang dirawat di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Banten, Kamis malam, 5 Oktober 2023.
Kedua aktivis tersebut sebelumnya dilarikan ke rumah sakit setelah mendapat tindakan kekerasan oleh oknum aparat yang mengawal aksi unjuk rasa di Kawasan Pusat Pemerintah Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, pada Kamis 5 September 2023 kemarin.
“Saya meminta maaf atas ketidak nyamanan dalam kegiatan unjuk rasa hari ini yang menyebabkan adik-adik mahasiswa mengalami luka,” ujar Sofwan, Jumat 6 Oktober 2023.
Sofwan menegaskan, polisi bukan musuh aktivis mahasiswa. Ia pun mengatakan bahwa tugas kepolisian dalam mengawal aksi unjuk rasa tersebut adalah untuk menjaga memastikan keselamatan semua pihak.
“Sesungguhnya kita adalah bukan musuh mahasiswa, melainkan kita adalah penjaga keselamatan untuk peserta aksi, masyarakat, pengguna jalan yang berkendara di sekitar aksi berlangsung,” ungkap Sofwan didampingi Kasat Intelkam Polresta Serang Kota Kompol Nasir Eming.
Sofwan memastikan, kedua aktivis yang dirawat di rumah sakit milik Polri tersebut mendapatkan perawatan dan pelayanan kesehatan yang baik. “Mereka diberikan obat dan diberikan pelayanan kesehatan yang baik di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Banten,” ujar alumnus Akpol 1999 tersebut.
Kasat Intelkam Polresta Serang Kota Kompol Nasir Eming menambahkan, kejadian unjuk rasa yang berbuntut pada tindak kekerasan tersebut seharusnya tidak terjadi. Ia pun menyayangkan kejadian tersebut dan berharap tidak terulang kembali. “Kejadian kemarin sangat disayangkan karena seharusnya tidak terjadi,” ujar Nasir.
Agar kejadian tersebut tidak terulang, petugas di lapangan akan terus berkomunikasi dengan aktivis yang melakukan aksi unjuk rasa. “Kedepan kita akan berkomunikasi dengan personel di lapangan dan terlebih kita berkomunikasi dengan korlap dari aliansi mahasiswa,” kata Nasir.
Atas kejadian yang tidak diharapkan tersebut, Nasir memohon maaf kepada aktivis mahasiswa yang menjadi korban kekerasan. Perwira menengah Polri tersebut mendoakan agar keduanya cepat pulih dan dapat beraktivitas seperti sedia kala.
“Saya meminta maaf mewakili personel yang melaksanakan pengamanan aksi unjuk rasa, semoga adik-adik mahasiswa yang saya besuk bisa lekas sembuh dan dapat beraktifitas seperti biasanya,” tutur Nasir (*)
Reporter: Fahmi
Editor: Aditya











