SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Mantan Kajari Cilegon Reda Manthovani kini menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) menggantikan Amir Yanto.
Pelantikan dan serah terima jabatan tersebut telah dilaksanakan di Lantai 11 Gedung Utama Kejaksaan Agung, Selasa 31 Oktober 2023. Prosesi pelantikan terhadap mantan Kajati Banten dan Kajati DKI Jakarta tersebut dipimpin langsung oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin.
Dalam sambutannya, Jaksa Agung ST Burhanuddin memberikan arahan agar pejabat baru dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya. Ia mengatakan, pengangkatan, penempatan, dan alih tugas pejabat di lingkungan Kejaksaan merupakan keniscayaan dari kebijakan suatu organisasi.
“Hal ini perlu dimaknai sebagai bagian dari serangkaian proses perjalanan organisasi yang harus terus berjalan seiring tuntutan dan kebutuhan zaman,” kata Burhanuddin dalam siaran pers yang diterima RADARBANTEN.CO.ID, Rabu 1 November 2023.
Burhanuddin menjelaskan, pengisian personel dari satu penugasan ke penugasan lain tersebut bertujuan untuk iktiar sebagai bentuk penyegaran agar kejaksaan selalu siap menghadapi tantangan yang kompleks dan beragam. “(Mutasi) bertujuan untuk iktiar penyegaran agar kejaksaan selalu siap menghadapi tantangan kompleks,” kata Burhanuddin.
Ia pun memberikan beberapa perintah kepada Reda Manthovani. Di antaranya, agar dapat melaksanakan intelejen penegakan hukum dengan mendeteksi, mengidentifikasi, menganalisis serta menyajikan data intelijen secara benar dan bersungguh-sungguh.
“Hal itu dilakukan dalam rangka memberikan peringatan dini untuk mengantisipasi berbagai ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan (AGHT), yang berpotensi mengganggu kepentingan atau keamanan nasional dalam bidang penegakan hukum,” ungkap Burhanuddin.
Kemudian, mengoptimalkan fungsi intelejen penegakan hukum sebagai supporting system penegakan hukum dalam penyelenggaraan negara secara proaktif, responsif dan simultan. “Wujudkan peran intelijen penegakan hukum yang proaktif dalam memberikan informasi, kajian ataupun telaahan intelijen setiap minggu secara berkala dan secara insidentil kepada pimpinan,” kata mantan Jamdatun Kejagung RI tersebut.
Selain itu, Reda Manthovani juga diperintahkam untuk menyelesaikan penyusunan grand design pengembangan sumber daya manusia intelijen kejaksaan dan memberikan dukungan terhadap penegakan hukum. “Fungsi bidang intelejen memberikan dukungan kepada bidang lain khususnya penegakan hukum,” tutur pria kelahiran Cirebon, Jawa Barat tersebut.
Editor : Merwanda











